Minat Investasi ORI018? Ini Cara Membeli dan Mitra Distribusinya

Kompas.com - 30/09/2020, 13:25 WIB
Ilustrasi investasi Dok. SHUTTERSTOCK/LOOKERSTUDIOIlustrasi investasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera menawarkan Obligasi Negara Ritel (ORI) pada 1 Oktober 2020. Kali ini, Kemenkeu menawarkan ORI seri 018. Bagaimana cara investasi ORI018? Yuk simak penjelasan berikut:

Penawaran ORI018 akan berlangsung mulai 1 Oktober 2020 hingga 21 Oktober 2020. tingkat imbalan atau yield ORI018 mencapai 5,70 persen per tahun.

Besaran kupon ORI018 bersifat fixed rate hingga waktu jatuh tempo tiba pada 15 Oktober 2023 mendatang. Sedangkan investor dapat memesanan ORI018 dimulai dengan nominal Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar.

Baca juga: Yuk Investasi, ORI018 Bisa Dibeli mulai 1 Oktober 2020

Investor yang membeli ORI018 akan memperoleh pembayaran kupon ORI018 pada tanggal 15 setiap bulannya. Kupon ORI018 akan dibayarkan perdana pada tanggal 15 Desember 2020.

Lalu bagaimana cara beli dan investasi ORI018 dengan kupon 5,70 persen per tahun ini? Berikut cara mudah untuk melakukan pembelian ORI018 seperti yang dilansir Kontan.co.id dari situs resmi djppr.kemenkeu.go.id.

Langkah 1. Registrasi ORI018

Proses pendaftaran Calon Investor melalui Sistem Elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi. Data diri yang dibutuhkan dalam hal ini yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Single Investor Identification (SID), Nomor Rekening Dana dan Nomor Rekening Surat Berharga.

Calon Investor yang belum memiliki nomor SID, rekening dana, atau rekening surat berharga akan dibantu oleh Mitra Distribusi.

Perlu Anda ketahui, Nomor SID merupakan kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian.

Baca juga: Investasi ORI018, Ini 10 Keuntungannya

Langkah 2. Pemesanan ORI018

Setelah registrasi sudah dilakukan, langkah selanjutnya yakni pemesanan ORI018 yang meliputi cara berikut:

  • Buka portal online mitra distribusi pilihan
  • Baca ketentuan dalam Memorandum Informasi.
  • Siapkan Single Investor Identification (SID), rekening dana, rekening efek.
  • Masukkan jumlah nominal ORI018 yang ingin dibeli.
  • Pastikan Anda menerima kode billing dan pemesanan sudah diverifikasi.

Langkah 3. Pembayaran ORI018

Ketika pemesanan sudah diverifikasi, selanjutnya lakukan langkah pembayaran sebagai berikut:

  • Lakukan pembayaran atau penyetoran dana sesuai nominal pemesanan ORI018
  • Anda selanjutnya akan menerima kode pembayaran melalui email atau sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi.
  • Perlu dicatat, ada batas maksimal waktu pembayaran setiap pembelian kupon ORI018.

Baca juga: Simak 4 Tips Investasi Saham di Tengah Ancaman Resesi

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

Whats New
Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Whats New
Saat Susi Khawatir 'Keserakahan' Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Saat Susi Khawatir "Keserakahan" Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Whats New
Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Whats New
Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Whats New
Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Whats New
KNKT Berhasil Mengunduh Data dari FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

KNKT Berhasil Mengunduh Data dari FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Rilis
Bank Syariah Indonesia Disebut Bakal Masuk Daftar Top 10 Global Islamic Bank

Bank Syariah Indonesia Disebut Bakal Masuk Daftar Top 10 Global Islamic Bank

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X