Serikat Buruh dan Apindo Sepakat Atasi Masalah Ketenagakerjaan

Kompas.com - 30/09/2020, 17:13 WIB
Ilustrasi pekerja pabrik. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi pekerja pabrik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban mengatakan, di masa sekarang ini kolaborasi adalah strategi yang tepat untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan.

"Kalau mau jujur, serikat buruh juga harus mengubah strategi perang saat ini. Tidak boleh ada lagi keegoisan yang harus diangkat. Karena sekarang kalau tidak kolaborasi tidak akan bisa mengatasi masalah yang ada. Saya sependapat dengan Pak Hariyadi (Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia/Apindo Hariyadi Sukamdani) yang kita butuhkan saat ini adalah proteksi," katanya dalam diskusi virtual, Rabu (30/9/2020).

Lebih lanjut kata dia, proteksi tenaga kerja yang dibutuhkan pun tidak bisa serta-merta diputuskan oleh satu pihak, tetapi harus duduk bersama.

Baca juga: Apindo Minta Pemerintah Kaji Ulang Aturan Ketenagakerjaan

"Masalah kita selama ini adalah ada keinginan kita untuk duduk bersama untuk mengantisipasi atau mencari solusi. Tetapi di sisi lain, ada sebagian pihak berpikir bahwa duduk bersama itu adalah kompromi, itu sebenarnya tidak," ungkapnya.

"Melakukan itu tidak hanya sebatas tripartit saja tetapi juga mencakup semua stakeholder ya memang kena dampak dari situasi saat ini," lanjut dia.

Mengenai program kerja layak di Indonesia (Decent Work Country Program/DWCP), lanjut Elly, memang adalah cita-cita dari para serikat pekerja.

"Tetapi kan saat ini, semua pihak mencoba mencari senjata baru bagaimana untuk mencapai itu. Tetapi tidak semudah ketika kita menuliskannya di program DWCP kita," ucapnya.

Baca juga: Buruh Minta Pemerintah Naikkan UMK Tahun 2021, Ini Alasannya

Elly juga menjelaskan, berdiskusi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sudah terjalin sejak 2007 silam.

Namun, ia kembali mengingatkan, saat ini yang dibutuhkan adalah kolaborasi dibandingkan konfrontasi.

Dalam kesempatan diskusi itu, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani turut menanggapi pernyataan serikat buruh terkait kolaborasi. Pasalnya, di era saat ini, segala informasi begitu transparan sehingga mampu memberikan rasa kepercayaan terhadap pekerja.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

Whats New
Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Whats New
Ternyata Ini Cara Petugas Mengetahui Kendaraan Pemudik atau Bukan

Ternyata Ini Cara Petugas Mengetahui Kendaraan Pemudik atau Bukan

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kiat Atasi Mabuk Perjalanan | Cara Memilih Hotel untuk Liburan | Selagi Muda Perbanyaklah Traveling

[KURASI KOMPASIANA] Kiat Atasi Mabuk Perjalanan | Cara Memilih Hotel untuk Liburan | Selagi Muda Perbanyaklah Traveling

Rilis
WN China Masuk Indonesia untuk Mengerjakan Proyek Strategis

WN China Masuk Indonesia untuk Mengerjakan Proyek Strategis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X