Kemitraan Kuliner Tahu Kekinian Bisa Jadi Solusi Penghasilan Saat Pandemi

Kompas.com - 30/09/2020, 19:46 WIB
Kemitraan usaha kuliner tahu kekinian Mo Tahu Aja! di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta. Dok MBV dan Kulo GroupKemitraan usaha kuliner tahu kekinian Mo Tahu Aja! di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 mengakibatkan ekonomi terguncang. Banyak pelaku usaha gulung tikar, baik skala besar maupun UMKM.

Sejumlah kalangan menilai, UMKM perlu digerakkan, sehingga roda perekonomian bisa kembali berputar. UMKM dinilai menjadi kunci keberhasilan pemerintah untuk memulihkan ekonomi saat pandemi dan pasca pandemi Covid-19.

Dengan tujuan mendukung pemulihan ekonomi, dua perusahaan kuliner besar berpola kemitraan, Mitra Boga Ventura (MBV) dan Kulo Group kembali melakukan kolaborasi untuk sebuah konsep baru.

Baca juga: 5 Tips Agar Omzet Bisnis Kuliner Moncer Selama New Normal

Mereka ingin ikut menggerakkan kembali roda ekonomi yang terempas wabah corona, terutama di kalangan pelaku usaha kecil.

MBV dan Kulo Group menghadirkan gerobak kuliner Mo Tahu Aja!, yakni usaha berpola kemitraan untuk menjual tahu goreng dengan harga terjangkau.

“Saat ini banyak orang mencari pemulihan ekonomi masing-masing, sehingga mereka mencari usaha dengan modal ringan agar bisa segera mendapatkan penghasilan,” ujar pimpinan grup MBV Michael Marvy Jonathan dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2020).

Marvy menjelaskan, selama pandemi, sebagian usaha makanan dan minuman atau food and beverage (FnB) masih bisa bernapas. Sebab, ketika ada pembatasan sosial, banyak orang bosan terkunci di rumah, mereka memilih untuk jajan secara online.

Baca juga: Menkop Dorong UKM Kuliner Menyesuaikan Diri di Era New Normal

Banyak orang kehilangan pekerjaan karena bisnis ritelnya tutup, pabrik tidak berjalan, toko kelontong tutup, ataupun usaha penjualan pakaian yang gulung tikar, ingin mencari peluang baru lewat bisnis kuliner.

“Bisnis yang kami hadirkan ini menjual tahu dengan konsep gerobak, bukan booth, sehingga biaya investasinya sangat kecil,” sebut Marvy.

MBV dan Kulo Group akan memberikan pelatihan kepada mitra, termasuk promosi ketika peluncuran setiap gerai, dan menyiapkan koneksi untuk Grabfood dan Gofood. Mitra tidak perlu repot, cukup membayar biaya kemitraan yang terjangkau dan siap berjualan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X