AP I Usul Ada Penerbangan Khusus Turis dari Korea ke Bali

Kompas.com - 01/10/2020, 14:37 WIB
Direktur Umum PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi Dok. Angkasa Pura IDirektur Umum PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) tengah menyiapkan program bernama Safe Corridor Initiative (SCI). Program tersebut dibentuk dalam rangka menggenjot minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

Direktur Utama PT AP I Faik Fahmi ingin ada penerbangan khusus dari Korea Selatan ke Bali. Penerbangan khusus turis asing tersebut merupakan bentuk hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Jadi kemarin terkait SCI kami juga sudah presentasikan di depan Pak Luhut. Beliau sangat apresiasi, dan juga dihadiri oleh Dirjen Imigrasi,” ujar Faik dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Bluebird Genjot Layanan Pembayaran Non-tunai

Faik menjelaskan, hingga kini pemerintah belum mengizinkan turis asing masuk ke Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Di sisi lain, dengan tak bolehnya turis asing masuk ke Indonesia membuat industri parawisata babak belur. Diharapkan, dengan adanya program ini bisa menarik minat wisatawan asing masuk ke Indonesia tanpa mengkhawatirkan resiko penularan.

“Saya kira ini solusi bagus yang akan Kami sampaikan ke pemerintah untuk mendapatkan izin khusus atau privilage, sehingga kami bisa memastikan virus tidak ikut masuk tapi turis bisa masuk ke Indonesia,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PT AP I Dendi Danianto menambahkan, dengan adanya program ini pergerakan turis asing akan dipantau ketat mulai dari pertama kali berangkat di bandara asal, tiba di bandara tujuan, transportasi menuju hotel, di dalam hotelnya hingga sampai kembali ke negara asalnya.

“Diinisiasi oleh Incheon Airport, mereka akan memberikan SOP yang tepat jadi mulai dari mereka keluar, testing, masuk airport, pesawat, bandara, dari penjemputan ke resort sampai balik lagi, nanti di-tracking ketat,” ungkapnya.

Baca juga: Aturan Holding BUMN Pariwisata Ditargetkan Rampung Awal 2021

Mulai minggu depan, lanjut Dendi, pihak dari Korea Selatan akan datang ke Bali untuk melakukan pengecekan. Jika berjalan mulus, maka ditargetkan program ini bisa berjalan di Oktober 2020.

Jika nantinya program ini berhasil, kata Dendi, pihaknya akan menggelar program serupa dengan negara lainnya.

“Umpamanya dari Ngurah Rai kita buka ke China direct, itulah yang akan kita lakukan. Jadi semakin banyak yang masuk dalam SCI, semakin bagus buat industri kita,” ujarnya.

Baca juga: Bos Lion Air Mau Luncurkan Maskapai Baru di Indonesia



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X