KILAS

Bantu Peternak Indramayu Atasi Kemarau, Kementan Bangun Embung

Kompas.com - 02/10/2020, 15:14 WIB
Embung peternakan, di lokasi Kelompok Ternak Sri Sumber Tirta I, Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Jumat (31/7/2020). DOK. Humas KementanEmbung peternakan, di lokasi Kelompok Ternak Sri Sumber Tirta I, Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Jumat (31/7/2020).

“Kami sangat merasakan manfaat dari bantuan embung berukuran 6 x 50 x 2,5 meter tersebut. Pembangunan kandang semi modern dan kepastian ketersediaan air telah menarik minat anggota kelompok untuk menambah populasinya,” kata Charida.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pembangunan embung memang sangat diperlukan bagi subsektor peternakan. Menurutnya, embung peternakan sangat berarti bagi kelangsungan usaha peternakan sapi potong pada musim kemarau.

Baca juga: Bantu Pengairan di Sumba Barat, Mentan Ajak Petani Kelola Sumber Air Melalui Embung

“Kami ingin usaha peternakan bisa terus produksi dalam kondisi apa pun. Kami harap peternak bisa memanfaatkan embung dengan baik, sehingga meningkatkan produksi daging nasional,” kata Syahrul, Jumat (2/10/2020).

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) PSP Sarwo Edhy mengatakan, pihaknya serius dalam menangani persoalan kekeringan melalui penyediaan infrastruktur irigasi pertanian dan peternakan. Infrastuktur yang dimaksud salah satunya adalah embung.

Embung harus bisa meningkatkan produksi pertanian pada semua subsektor, baik itu subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, maupun peternakan," kata Sarwo.

Adapun daerah yang akan mendapat bantuan embung adalah yang menjadi skala prioritas, seperti lokasi rawan bencana kekeringan dan kebanjiran akibat anomali iklim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Irigasi Pertanian Rahmanto mengungkapkan pembangunan embung peternakan memang tidak sebanyak bangunan embung pendukung tanaman pangan pada umumnya.

"Hal tersebut karena tim teknis kabupaten masih kesulitan memenuhi kriteria teknis yang dipersyaratkan,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.