Trump Positif Covid-19, Pasar Akan Fokus pada Stimulus Fiskal AS

Kompas.com - 04/10/2020, 09:00 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berinteraksi dengan delegasi setelah berbicara pada hari pertama Konvensi Nasional Partai Republik di Charlotte, Carolina Utara, Senin sore (24/8/2020). Konvensi resmi mencalonkan kembali Trump untuk periode kedua menghadapi calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden pada pemilihan presiden (pilpres) 3 November mendatang AFP/GETTY IMAGES/LOGAN CYRUSPresiden Amerika Serikat Donald Trump berinteraksi dengan delegasi setelah berbicara pada hari pertama Konvensi Nasional Partai Republik di Charlotte, Carolina Utara, Senin sore (24/8/2020). Konvensi resmi mencalonkan kembali Trump untuk periode kedua menghadapi calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden pada pemilihan presiden (pilpres) 3 November mendatang
Penulis Kiki Safitri
|

KOMPAS.com – Usai Presiden AS Donald Trump dinyatakan positif Covid-19, pasar akan memperhatikan kongres terkait rencana stimulus fiskal untuk membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di AS.

Saat ini, baik Partai Republik dan Demokrat sedang berupaya untuk mencapai kesepakatan stimulus. Trump melalui Twitter juga terus mendorong penyelesaian pencairan stimulus pemulihan ekonomi tersebut.

“Kami menginginkan dan membutuhkan stimulus, mari bekerja sama dan menyelesaikannya,” tulis Trump di Twitter.

Melansir CNBC, Minggu (4/10/2020), pasar optimis paket stimulus masih berpeluang akan disepakati, usai Ketua DPR AS Nancy Pelosi meminta maskapai penerbangan untuk tidak memberikan cuti pekerja.

Baca juga: Trump Positif Covid-19, Harga Minyak Dunia Anjlok

Nancy menjanjikan undang-undang stimulus nantinya akan bernilai besar dan sangat membantu industri yang terdampak.

Kepala ekuitas dan derivatif di BTIG Julian Emanuel mengatakan, pasar akan memantau update kondisi kesehatan Trump dan segala bentuk komunikasinya dengan publik.

“Akankah kita melihat Trump secara langsung minggu depan, berapa banyak dan apa saja isi twitternya,” kata dia.

Trump dan Melania Trump dilaporkan memiliki gejala ringan Covid-19 pada Jumat lalu, setelah itu saham-saham Wall Street jatuh dengan penurunan tertinggi pada saham teknologi. Indeks Nasdaq jatuh 2,22 persen, S&P 500 juga anjlok 0,96 persen disusul indeks Dow Jones yang terkapar 0,48 persen.

Selain terkait dengan stimulus, pasar juga khawatir akan rencana pemilihan Presiden AS yang akan di delar pada November mendatang. Hal ini lantaran Trump merupakan petahana yang akan bersaing dengan calon presiden Joe Biden dari Partai Demokrat.

Usai debat pertama, Joe Biden memperoleh suara lebih tinggi dibanding dengan Trump. Pasar masih menunggu-nunggu debat kedua yang masih belum dapat dipastikan.

Baca juga: Trump Positif Covid-19, Bursa Saham AS Rontok



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa yang Bujuk Jokowi Buka Investasi Miras?

Siapa yang Bujuk Jokowi Buka Investasi Miras?

Whats New
Biaya Listrik Energi Terbarukan Kian Murah, PLN Hentikan Kontrak Proyek PLTU

Biaya Listrik Energi Terbarukan Kian Murah, PLN Hentikan Kontrak Proyek PLTU

Whats New
Jeff Bezos Terancam Bayar Pajak Rp 79,8 Triliun Per Tahun, Kok Bisa?

Jeff Bezos Terancam Bayar Pajak Rp 79,8 Triliun Per Tahun, Kok Bisa?

Whats New
Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Whats New
Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Whats New
Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Whats New
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X