Kominfo Target Semua RS dan Puskesmas Bisa Akses Internet Tahun Depan

Kompas.com - 05/10/2020, 13:17 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate (kiri) mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2020). Raker tersebut membahas progres pembangunan Satelit Indonesia Raya (Satria), progres Indonesia merdeka sinyal tahun 2020, pengaturan kebijakan dan pengawasan layanan Over the Top serta perkembangan dan pemetaan perijinan televisi berbasis digital. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAMenkominfo Johnny G. Plate (kiri) mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2020). Raker tersebut membahas progres pembangunan Satelit Indonesia Raya (Satria), progres Indonesia merdeka sinyal tahun 2020, pengaturan kebijakan dan pengawasan layanan Over the Top serta perkembangan dan pemetaan perijinan televisi berbasis digital. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pihaknya akan segera menghadirkan akses internet ke berbagai fasilitas kesehatan yang mencakup rumah sakit dan puskemas.

Dia menyebutkan dari total 10.133 rumah sakit dan puskesmas yang tersebar di Tanah Air, ada sebanyak 3.126 unit yang belum terjangkau akses internet sama sekali.

"Oleh karena itu, tahun ini kami akan berusaha untuk menghadirkan akses internet di 2.500 puskesmas dan rumah sakit di seluruh wilayah Tanah Air dan sisanya," ujarnya dalam konferensi pers daring peluncuran pelatihan digital UMKM, Senin (5/10/2020).

Baca juga: Mau Dapat Penghasilan Baru Selama Pandemi? Tengok 5 Ide Bisnis Ini

Sementara itu terkait target penyediaan akses internet untuk rumah sakit dan puskesmas akan bisa terselesaikan hingga anggaran tahun 2021. Dengan demikian, di akhir tahun 2021, diharapkan seluruh pusat kesehatan yang ada di Indonesia sudah memiliki akses internet.

Selain itu Jhonny juga mengatakan pihaknya akan menargetkan peluncuran satelit multifungsi atau satelit Satria I selambat-lambatnya pada kuartal III-2023. Tambahan satelit tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan internet di berbagai titik wilayah di Indonesia.

Dia bilang, agenda perluasan akses internet dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkaitan langsung dengan tranformasi digital di Indonesia. Diharapkan kebutuhan masyarakat akan jaringan komunikasi dan informatika bisa terpenuhi.

"Ini kami lakukan untuk tujuan positif yang akan digunakan masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif juga dan kegiatan yang produktif, dan dengan begitu kita bisa menciptakan ruang digital Indonesia yang sehat dan bermanfaat," kata dia.

Baca juga: Serikat Pekerja Anggap RUU Cipta Kerja Hanya Janji Semu



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X