Pemerintah Targetkan Peluncuran Satelit Multifungsi di Kuartal III 2023

Kompas.com - 05/10/2020, 14:44 WIB
Ilustrasi satelit IstIlustrasi satelit

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah akan meluncurkan satelit multifungsi Satria alias Satelit Indonesia Raya yang ditargetkan selambat-lambatnya pada kuartal III tahun 2023.

"Setidak-tidaknya selambat-lambatnya pada kuartal III Tahun 2023 kita luncurkan satelit multifungsi atau satelit Satria di orbit," ujarnya dalam pressconference peluncuran pelatihan digital UMKM, Senin (5/10/2020).

Menurut dia, saat ini infrastruktur internet 4G di Indonesia masih belum bisa diakses hingga ke beberapa titik daerah. Ada 12.548 desa dan kelurahan yang perlu dilengkapi dengan kehadiran sinyal 4G.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 25 Triliun untuk Bangun BTS dan Satelit pada 2021-2024

Untuk itu, kata dia, dengan adanya peluncuran satelit tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan terhubungnya akses jaringan internet.

Selain itu Johny menyebutkan di masa pandemi ini, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo telah menghadirkan akses internet di lebih dari 7.634 titik. Akses tersebut diberikan secara gratis melalui WiFi.

Di orbit sendiri, kata dia, saat ini ada 9 satelit yang digunakan untuk keperluan telekomunikasi Indonesia. Lima di antaranya adalah satelit yang dikelola dan dimiliki oleh Indonesia dan 4 satelit lainnya adalah satelit-satelit yang dimiliki oleh perusahaan global yang disewa sebagai kapasitasnya oleh Kominfo.

Baca juga: Indonesia akan Luncurkan Satelit Satria pada 2022, Ini Manfaatnya

Jhony bilang agenda kebijakan satelit ini dilakukan selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkaitan dengan tranformasi digital di Indonesia.

Oleh sebab itu, lanjut dia, agenda perluasan pembangunan infrastruktur ini harus dibarengi dengan kesiapan masyarakat untuk memanfaatkan akses internet secara baik.

"Pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait perlu memastikan bahwa internet yang sudah tersedia, digunakan untuk tujuan yang positif, baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini juga mewujudkan ruang digital Indonesia yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

Whats New
Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Whats New
Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Whats New
Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X