KILAS

Kerja Sama dengan PLN, PGN Akan Bangun Infrastruktur LNG di 52 Pembangkit Listrik

Kompas.com - 05/10/2020, 22:03 WIB
Penandatanganan Surat Perjanjian Induk Kerja Sama Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur Liquefied natural gas (LNG) di 52 lokasi pembangkit listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan PT PLN (Persero) antara Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Suko Hartono  dan Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo, Senin (05/10/2020).
DOK. Humas PGNPenandatanganan Surat Perjanjian Induk Kerja Sama Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur Liquefied natural gas (LNG) di 52 lokasi pembangkit listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan PT PLN (Persero) antara Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Suko Hartono dan Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo, Senin (05/10/2020).

Suko berharap, langkah strategis ini dapat memperkuat peran subholding gas dalam melayani kebutuhan gas bumi seluruh sektor, khususnya sektor kelistrikan, dan bisa membantu pemerintah untuk mencapai bauran energi nasional.

Ke depan, lanjutnya, PGN memiliki motivasi yang tinggi untuk bekerja sama dengan seluruh stakeholder agar dapat menjaga ketahanan energi domestik dan membangun infrastruktur gas bumi.

Baca juga: Analis: Efisiensi di Proyek Pipa Minyak Rokan Dorong Penguatan Bisnis PGN

Dengan begitu, proyek strategis nasional ini dapat meningkatkan pemanfaatan gas bumi nasional.

Suko menegaskan, PGN sebagai subholding Gas akan terus berkontribusi dalam pemulihan perekonomian pascapandemi, peningkatan daya saing, dan upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Upaya kemandirian energi

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengungkapkan, proyek ini untuk kepentingan bersama, seperti diatur dalam Kepmen ESDM 13/ 2020.

Dia menyebut, proyek ini dikerjakan dalam rangka mewujudkan ketahanan energi nasional dan untuk memperbaiki neraca perdagangan.

“Yang lebih penting lagi, melalui program ini adalah perwujudan program konversi energi dari BBM ke gas bumi, apalagi gas domestik, maka ini jalan untuk kemandirian energi,” ungkapnya.

Baca juga: Efisiensi, PGN Bangun Pipa Minyak Rokan dengan Gandeng BUMN dan SDM Lokal

Rida menambahkan, keuntungan bagi kedua belah pihak, yaitu mewujudkan adanya gas yang lebih murah dibandingkan dengan HSD.

Dengan adanya Bahan Bakar Gas yang lebih murah, diharapkan daya saing atau daya beli dari masyarakat dan PLN dapat mendorong perekonomian nasional.

“Semua merupakan langkah bersama sebagai anak bangsa untuk memperbaiki kondisi mulai dari lingkungan masing-masing,” jelas Rida.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X