KILAS

PGN Berkomitmen Dukung Kemajuan Industri Baja Dalam Negeri

Kompas.com - 06/10/2020, 18:17 WIB
PGN berkomitmen mendukung kemajuan industri baja dalam negeri. DOK. Humas PGNPGN berkomitmen mendukung kemajuan industri baja dalam negeri.

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) berkomitmen mendukung kemajuan industri baja dalam negeri sebagai bagian dari industri strategis nasional, melalui pemenuhan kebutuhan dan layanan gas bumi.

Secara keseluruhan, saat ini sudah terdapat 460 pelanggan PGN di sektor industri logam termasuk baja, dengan volume total penyaluran gas sekitar 67 billion british thermal unit per day (BBTUD).

Persebaran pelanggan sektor logam tersebut berada di sembilan area, yaitu Jakarta, Tangerang, Bekasi, Karawang, Bogor, Cilegon, Surabaya, Sidoarjo, dan Medan.

Direktur Komersial Faris Aziz berharap, potensi lainnya dapat semakin berkembang untuk menumbuhkan sektor industri baja di Indonesia.

Baca juga: Salurkan Gas Bumi ke 400.000 Lebih Pelanggan, PGN Ucapkan Terima Kasih

“Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) 89K/2020 dan pulihnya kondisi akibat Covid-19, industri sektor baja diharapkan dapat bangkit lagi untuk meningkatkan produktivitas dan penyerapan gas, sehingga pemanfaatan gas bumi akan semakin optimum,” ujar Faris, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Komitmen PGN pun sejalan dengan tujuan pembangunan klaster baja terintegrasi di Cilegon, yaitu penguatan pangsa pasar dalam negeri dan penekanan produk baja impor.

Klaster baja di Cilegon sendiri ditargetkan mampu memproduksi sekitar 10 juta ton baja per tahun.

Sebelumnya, PGN juga bekerja sama dengan PT Krakatau Steel untuk alokasi gas di PT Krakatau Daya Listrik (KDL), dengan rata-rata volume penyerapan gas sebesar 12 BBTUD untuk menyuplai kebutuhan listrik di Kawasan Krakatau Steel.

Baca juga: PGN Lakukan Gas In ke 5 Pelanggan Sektor Baja dan Logam

“Kiprah PT Krakatau Steel sebagai produsen baja terbesar di Indonesia berkontribusi besar pada proyek-proyek pembangunan strategis nasional," ucap Faris

"Maka dari itu, pemenuhan kebutuhan gas bumi yang efisien menjadi peluang penting bagi PGN dalam memperkuat layanan gas bumi pada sektor industri baja dan mendukung perekonomian nasional,” tambah Faris.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X