Jumlah Pergerakan Penumpang di Bandara AP I Menurun, Imbas PSBB DKI Jakarta?

Kompas.com - 06/10/2020, 21:03 WIB
Pesawat Airbus A330-200 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (05/10/2019). DOKUMEN HUMAS YIA - AP IPesawat Airbus A330-200 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (05/10/2019).

JAKARTA, KOMPASA.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I melaporkan, adanya penurunan jumlah pergerakan penumpang di 15 bandara kelolaan pada September lalu.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, pada September 2020 trafik penumpang di bandara-bandara sebesar 1.853.378 orang, turun 5,7 persen dari Agustus 1.965.935 orang.

Hal berbeda justru terjadi pada trafik pesawat yang masih tumbuh tipis menjadi 27.009 pergerakan, dari Agustus yang sebanyak 26.362 pergerakan.

Pertumbuhan juga terjadi pada trafik kargo yang naik 4,6 persen menjadi 37.075.502 kg pada September dari 35.437.261 kg pada Agustus lalu.

Baca juga: AP I Tunda Pengembangan Lima Bandara Senilai Rp 4 Triliun

"Pertumbuhan trafik pesawat yang tidak diiringi pertumbuhan trafik penumpang menunjukkan tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan yang masih belum pulih sepenuhnya," tutur Faik dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2020).

Selain itu, Faik mengakui, pemberlakuan kebijakan pengetatan PSBB di Jakarta memberikan dampak psikologis masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, Angkasa Pura I bersama stakeholder sektor aviasi lainnya, terus mengampanyekan keamanan dan konsistensi penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, baik di pesawat dan di bandara," ujarnya.

Salah satu langkah yang dilakukan AP I untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat dalam melakukan perjalanan udara, ialah dengan menyediakan fasilitas rapid test di 11 bandaranya dengan biaya di 8 bandara besar yang hanya sebesar Rp 85.000 mulai 14 September lalu.

"Fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru," ucap Faik.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.