Bahlil Sebut 153 Investor Bakal Masuk ke Indonesia karena UU Cipta Kerja

Kompas.com - 07/10/2020, 19:41 WIB
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat virtual pressconference, Rabu (22/4/2020). KOMPAS.com/ ELSA CATRIANAKepala BKPM Bahlil Lahadalia saat virtual pressconference, Rabu (22/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Undang-Undang (UU) Cipta Kerja menarik minat banyak investor.

Bahlil mengungkapkan, sejak UU Cipta Kerja di sahkan Senin (5/10/2020) lalu, sebanyak 153 investor menyatakan siap masuk untuk menanamkan modal di dalam negeri.

Harapannya, keberadaan investor tersebut mampu menciptakan banyak lapangan kerja di Indonesia.

"Kami ingin sampaikan bahwa ada 153 perusahaan yang siap masuk pasca pemberlakuan UU Cipta Kerja dengan itu maka otomatis akan banyak menampung lapangan pekerjaan," ujar Bahlil dalam konferensi pers virutal, Rabu (7/10/2020).

Baca juga: Mengenal Apa Itu Omnibus Law RUU Cipta Kerja dan Isi Lengkapnya

Bahlil mengatakan, salah satu hambatan para investor untuk menanamkan modal di Indonesia lantaran perizinan yang rumit. Di sisi lain juga mahalnya harga tanah dan upah buruh.

Menurut Bahlil, UU Cipta Kerja menjadi solusi yang menjawab keresahan investor tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terkait itu beberapa keluhan dunia usaha yang sering mengatakan izin susah karena terkesan ada ego sektoral, aturan tumpang tindih, tanah dan buruh yang mahal solusinya UU Cipta Kerja ini solusi jawab itu," ucap Bahlil.

Dia pun optimistis target investasi tahun ini bisa tercapai dengan disahkannya UU sapu jagat tersebut.

Untuk diketahui, tahun ini target investasi yang ditetapkan oleh BKPM sebesar Rp 817 triliun.

"Undang-Undang ini Undang-Undang masa depan bukan masa lampau karena itu kami di BKPM yan ditugaskan mengurus investasi pintu masuknya bagaimana investasi masuk menciptakan lapangan kerja," ungkap Bahlil.

Baca juga: UU Cipta Kerja, Airlangga: Banyak Hoaks Beredar. Saya Tegaskan Upah Minimum Tidak Dihapuskan!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.