Kompas.com - 08/10/2020, 11:00 WIB
Ilustrasi rupiah ShutterstockIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang di transaksikan di pasar spot pagi ini menguat tipis.

Melansir Bloomberg, pukul 09.05 WIB rupiah berada pada level Rp 14.705 per dollar AS, atau menguat 5 poin (0,03 persen) dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.710 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah terdorong sentimen positif yang masuk ke pasar keuangan karena Presiden AS Donald Trump berencana akan memberikan bantuan langsung ke industri dan masyarakat.

Baca juga: Pro Kontra Omnibus Law Berkurang, Rupiah Sore Ini Ditutup Menguat

Rupiah berpotensi menguat karena sentimen positif yang kembali ke pasar keuangan sejak siang kemarin. Trump menunda negosiasi paket stimulus, namun membuka kemungkinan untuk stimulus parsial yang menyasar pekerja, industry penerbangan dan sebagainya,” kata Ariston kepada Kompas.com.

Di sisi lain, pasar tetap mewaspadai dinamika seputar stimulus ini, bila parsial stimulus yang diungkapkan Trump juga kembali terhambat, maka dollar AS yang saat ini melemah, akan menguat kembali.

Sementara itu, dari dalam negeri pasar mungkin mewaspadai gejolak reaksi terhadap Undang-undang Cipta Kerja yang baru saja ketok palu.

Ariston memproyeksikan hari ini rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 14.650 per dollar AS hingga Rp 14.800 per dollar AS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X