Jalur Ganda KA Cirebon-Jombang Sepanjang 550 Km Terhubung

Kompas.com - 08/10/2020, 12:07 WIB
Penampakan jalur ganda KA di sebelah barat Stasiun Kereta Api Jombang. Jalur ganda kereta api atau rel KA ganda pada segmen Jombang - Baron di wilayah kerja PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun siap dioperasikan. KOMPAS.COM/HANDOUTPenampakan jalur ganda KA di sebelah barat Stasiun Kereta Api Jombang. Jalur ganda kereta api atau rel KA ganda pada segmen Jombang - Baron di wilayah kerja PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun siap dioperasikan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalur ganda kereta api ( KA) lintas selatan Jawa, mulai dari Cirebon - Purwokerto - Kroya - Yogyakarta - Solo - Jombang telah resmi tersambung. Total jalur ganda dari lintas tersebut mencapai 550 kilo meter (KM).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan beroperasinya jalur ganda itu akan meningkatkan konektivitas antara 3 aglomerasi perkotaan.

“Nantinya akan menyambungkan 3 kota aglomerasi besar yaitu Jabodetabek – Joglosemar – Gerbangkertasusila,” ujarnya dalam peresmian jalur ganda tersebut, Kamis (8/10/2020).

Baca juga: Menhub Ajak Eselon 1 Tak Naik Mobil Lagi untuk ke Kantor

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, pembangunan jalur ganda KA lintas Jawa telah memberikan dampak positif terhadap mobilitas perkeretaapian.

Hal tersebut terefleksikan dengan meningkatnya jumlah KA antar kota per harinya.

Pada tahun 2015, jumlah perjalanan KA antar kota mencapai 172 kereta per hari. Namun, pada 2019 meningkat menjadi 291 kereta per hari.

“Seiring peningkatan penumpang, juga dilakukan pula peningkatan keselamatan, kecepatan dan pelayanan kereta api,” ujarnya.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu pun menyebutkan, jalur ganda lintas selatan ini hanya tinggal menyisakan pekerjaan sekitar 65 km lagi antara Jombang – Mojokerto – Wonokromo.

Dengan demikian total jalur ganda KA lintas selatan Jawa akan mencapai 615 KM.

Adapun total dana yang digelontorkan untuk seluruh pembangunan proyek ini mencapai Rp 10 triliun.

“Dari sisi pendanaan, pembangunan jalur ganda KA lintas selatan Jawa bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan kontrak multiyears yang dimulai sejak tahun 2013,” ucap Budi.

Baca juga: Menhub Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Bersepeda



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X