OJK: Perbankan Syariah Perlu Lakukan Diferensiasi Bisnis

Kompas.com - 09/10/2020, 06:33 WIB
Ilustrasi Syariah Thinkstockphotos.comIlustrasi Syariah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana mengatakan, perbankan syariah perlu melakukan diferensiasi atau perbedaan dalam berbisnis.

Hal itu lantaran, perbankan syariah dinilai belum memiliki ciri khas dalam jenis bisnisnya dibandingkan dengan bank konvensional. Dengan diferensiasi diharapakan industri ini bisa semakin berkembang.

“Kami melihat perbankan syariah belum memiliki diferensiasi atau ciri khas dan keunikan dalam bisnis,” ujarnya dalam acara High Level Seminar On Waqf secara virtual, Kamis (8/10/2020).

Baca juga: Relaksasi Berakhir Tahun Depan, Bagimana Prospek Perbankan Syariah?

Menurut dia, belum adanya diferensiasi dan ciri khas dalam bisnis perbankan syariah dikarenakan kurangnya optimalisasi kapasitas sumber daya manusia dan teknologi informasi, serta rendahnya tingkat literasi maupun inklusi mengenai sektor keuangan syariah ini.

Heru pun mendorong perbankan syariah untuk bisa menwajab tantangn tersebut, sehingga diharapkan memiliki citra baru sebagai perbankan syariah yang memiliki daya saing tinggi sekaligus berdampak bagi pembangunan ekonomi sosial.

"Selain itu tentunya integrasi inklusi keuangan, komersial, dan sosial juga diperlukan untuk menjadikan perbankan syariah memiliki keunikan bagi integritas industri perbankan nasional kita," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Heru mengatakan, pengembangan industri perbankan syariah kedepannya akan fokus pada penguatan dari sisi permodalan, digitalisasi, keuanikan produk, serta pengaturan pengawasan yang terintegrasi dengan ekosistem ekonomi syariah.

Baca juga: BEI Nilai Saham Syariah Cukup Tangguh di Tengah Pandemi Covid-19

Menurutnya, eksositem ekonomi syariah terdiri dari berbagai elemen penting yang mencakup sektor riil sepeti industri halal dan sektor keuangan syariah, yang mencakup pebankan syariah, pasar modal syariah, dan non bank syariah. Serta sektor dana sosial Islam yang mencakup zakat, infaq, waqaf, dan sedekah.

Untuk dapat mendorong sektor riil syariah dengan optimal, maka sinergi tidak hanya terbatas pada lembaga keuangan syariah tetapi juga dengan industri halal, lembaga dana sosial syariah, serta kementerian/lembaga.

"Sinergi berbagai stakeholders harus dilakukan secara kolektif dengan kesadaran bersama akan resistensi ekonomi syariah," pungkas Heru.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Sandiaga Uno Luncurkan Beasiswa untuk Anak-anak Pedagang Kecil

PPKM Diperpanjang, Sandiaga Uno Luncurkan Beasiswa untuk Anak-anak Pedagang Kecil

Whats New
BUMN Sarinah Buka Banyak Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

BUMN Sarinah Buka Banyak Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

Work Smart
PPKM Level 4 Diperpanjang, Sewa Toko di Mal Bebas Pajak hingga Agustus

PPKM Level 4 Diperpanjang, Sewa Toko di Mal Bebas Pajak hingga Agustus

Whats New
Aturan Terbaru Naik Kereta, Penumpang KA Lokal Tak Wajib Kartu Vaksin

Aturan Terbaru Naik Kereta, Penumpang KA Lokal Tak Wajib Kartu Vaksin

Whats New
Soal Bank Syariah Kejam, Ini Klarifikasi Jusuf Hamka

Soal Bank Syariah Kejam, Ini Klarifikasi Jusuf Hamka

Whats New
Pemerintah Bakal Permudah Impor Oksigen dan Obat di Wilayah Perbatasan

Pemerintah Bakal Permudah Impor Oksigen dan Obat di Wilayah Perbatasan

Whats New
[POPULER MONEY] Keputusan soal PPKM Level 4 | Tanggapan MUI soal Bank Syariah Melakukan Pemerasan

[POPULER MONEY] Keputusan soal PPKM Level 4 | Tanggapan MUI soal Bank Syariah Melakukan Pemerasan

Whats New
PPKM Level 4 Berlanjut, Pemerintah Bakal Tingkatkan Testing di 7 Wilayah Jawa-Bali

PPKM Level 4 Berlanjut, Pemerintah Bakal Tingkatkan Testing di 7 Wilayah Jawa-Bali

Whats New
Simak, Ini Ketentuan Operasional Industri hingga Warteg di Wilayah PPKM Level 3

Simak, Ini Ketentuan Operasional Industri hingga Warteg di Wilayah PPKM Level 3

Whats New
PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut Ancam Sanksi bagi Pelanggar Aturan

PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut Ancam Sanksi bagi Pelanggar Aturan

Whats New
Daftar 33 Daerah yang Turun Status Jadi PPKM Level 3

Daftar 33 Daerah yang Turun Status Jadi PPKM Level 3

Whats New
Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Toko di Mal Per Juni-Agustus 2021

Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Toko di Mal Per Juni-Agustus 2021

Whats New
Pernyataan Lengkap Jokowi Soal PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021

Pernyataan Lengkap Jokowi Soal PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021

Whats New
PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 2 Agustus, Ini Aturan Lengkapnya

PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 2 Agustus, Ini Aturan Lengkapnya

Whats New
Simak Aturan Lengkap PPKM Level 4 Jakarta

Simak Aturan Lengkap PPKM Level 4 Jakarta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X