Waskita Karya Perkuat Operasional di Tengah Pandemi

Kompas.com - 09/10/2020, 20:22 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk berkomitmen melindungi seluruh pegawai dan mitra vendor dalam operasional perusahaan dengan mengedepankan protokol kesehatan baik di wilayah proyek maupun di lingkungan kantor.

Caranya dengan mengimplementasikan Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) berbasis integrasi IT dan aplikasi Covid-19 Safe Management Information and Compliance (Cosmic).

“Saat ini momentum memperkuat operasional dan mempercepat digitalisasi pengelolaan bisnis konstruksi dan kepatuhan protokol kesehatan, sehingga pegawai semakin terbiasa bekerja dari rumah maupun yang di kantor tanpa mengurangi produktivitas kerja,” kata Senior Vice President ( SVP) Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum seperti dikutip dari Antaranews, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Obligasi Rp 2,5 Triliun Jatuh Tempo, Waskita Karya: Dana Pelunasan Sudah Siap

Cosmic adalah aplikasi yang bisa memonitoring implementasi "Covid Safe" dan manajemen informasi penanggulangan serta pemenuhan protokol adaptasi kebiasaan baru serta pelaksanaan kepatuhan interaksi antar personil maupun stakeholder di lapangan.

Aplikasi Cosmic yang berasal dari Kementerian BUMN ini, juga bisa membantu melakukan pengecekan ketersediaan sarana prasarana terkait Covid-19 secara akurat dan seketika.

“Sehingga oleh manajemen dan Satgas Covid-19 Waskita dapat dipantau, diawasi dan dievaluasi setiap saat dan real time apabila ada risiko penyebaran Covid-19," ujarnya.

Saat ini Waskita masuk ke dalam 15 besar dari 108 perusahaan BUMN yang memiliki skor di atas 90 persen dalam mengimplementasikan Cosmic.

Baca juga: Waskita Karya Garap 3 Proyek Infrastruktur Pengairan Baru

Sementara itu, Senior Vice President QHSE & System Waskita Karya Subkhan, mengatakan manajemen Waskita telah mengeluarkan surat edaran untuk unit bisnis maupun anak perusahaan perihal penyesuaian dengan peraturan Gubernur DKI mengenai protokol kesehatan yang wajib dijalankan para pelaku bisnis.

Dalam peraturan Gubernur DKI tersebut, terdapat pengecualian terhadap 11 sektor usaha, termasuk sektor konstruksi. Merujuk hal tersebut, Waskita pun menerapkan jumlah pegawai yang Work From Office (WFO) maksimal 20 persen-25 persen dan sisanya Work From Home (WFH).

Sementara pada proyek-proyek Waskita, baik di dalam maupun di wilayah luar DKI Jakarta masih disesuaikan dengan target operasi penyelesaian proyek dan ketetapan kepala daerah dan Satgas COVID-19 pada masing-masing daerah, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X