[POPULER DI KOMPASIANA] RUU Cipta Kerja Disahkan | Mengenal Jam Biologis | Feng Shui Bawa Hoki?

Kompas.com - 10/10/2020, 15:12 WIB
Petugas mengamankan pendemo yang diduga melakukan anarkisme dalam demo Tolak UU Cipta Kerja di Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). aksi demo tersebut pecah setelah massa melakukan pelemparan kepada petugas, akan tetapi berhasil di pukul mundur. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIPetugas mengamankan pendemo yang diduga melakukan anarkisme dalam demo Tolak UU Cipta Kerja di Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). aksi demo tersebut pecah setelah massa melakukan pelemparan kepada petugas, akan tetapi berhasil di pukul mundur.

Akan tetapi untuk menunjang itu literasi apakah yang harus anak miliki dan bagaimana memfasilitasinya? (Baca selengkapnya)

4. Mengenal Empat Kategori Jam Biologis

Dokter Jefry Albari mengingatkan bahwa di antara kita ada tipikal orang yang aktif saat malam hari, namun saat pagi hari terasa lemas dan mengantuk, kan?

Tetapi ada juga yang mengalami sebaliknya, angun saat pagi hari dan langsung bersemangat, sementara saat malam harinya cenderung mudah tertidur.

Ini bisa saja karena jam aktif setiap orang memang berbeda-beda. Klasifikasi jam biologis, tulisnya, setiap orang yang unik ini disebut juga dengan chronotype.

"Pada dasarnya chronotype dibagi menjadi 4 kategori, yakni singa, beruang, lumba-lumba, dan serigala. Setiap kategori memiliki keunikan dan kelebihannya masing-masing," ungkap Dokter Jefry Albari melanjutkan. (Baca selengkapnya)

5. Feng Shui yang Bikin Hoki, Belajar dari Pengalaman Pribadi Merombak Rumah

Pada praktiknya, feng shui biasanya seputar penataan ulang rumah dan furnitur yang selaras dengan kekuatan alam untuk menginduksi getaran positif di dalam rumah.

Pasalnya yang dicari dari dalam feng shui itu ketidakseimbangan bisa membawa energi negatif.

Kompasianer Wuri Handoko menceritakan bagaimana ia mengikuti pesan temannya yang mengatakan kalau aura rumahnya kurang bagus. Menurut pandangan feng shui: rumahnya terkesan panas dan ada aura yang kurang positif.

Sejak saat itu Kompasianer Wuri Handoko coba menaruh akuarium atau unsur air di rumahnya.

"Setiap kali menempati rumah baru, eki rumah kontrakan sekalipun selalu saja saya berusaha meletakkan unsur air di dalam ataupun di luar rumah," tulisnya. (Baca selengkapnya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.