Kompas.com - 10/10/2020, 18:21 WIB
ilustrasi dunia penuh sampah plastik Shutterstockilustrasi dunia penuh sampah plastik

JAKARTA, KOMPAS.com - Permasalahan sampah di Indonesia merupakan salah satu permasalahan yang saat ini belum bisa terselesaikan dengan baik. Apalagi di Tanah Air, hampir semua kota mengalami kendala dalam mengelola sampah.

Executive Director, Head of Group Strategic Marketing Communication PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan, sebenarnya masalah sampah bisa dikurangi dari diri sendiri yaitu dengan meningkatkan kesadaran diri.

"Kalau kita sendiri sadar akan dampaknya sampah, kita bisa meminimalkan sampah di Indonesia. Mulai dari sendiri aja dulu," ujarnya dalam media diskusi Bank DBS Inoensia, Sabtu (10/10/2020).

Baca juga: Kisah Pebisnis yang Berhasil Menyulap Sampah menjadi Ladang Cuan

Eva membeberkan beberapa tips untuk mengurangi sampah yang bisa dilakukan secara individu atau sendiri.

Misalnya dengan makan makanan yang secukupnya, lalu kedua ajak keluarga untuk makan, masak hingga berbelanja secukupnya.

Menurut dia, apabila 1 keluarga memiliki kesadaran untuk belanja secukupnya otomatis bisa mengurangi penggunaan sampah, selain mengurangi pengeluaran.

Begitupun dengan makanan, harus diusahakan untuk menyimpan makanan dengan baik agar layak dikonsumsi sehingga tidak perlu untuk dibuang.

Di Bank DBS sendiri, lanjut dia, pihaknya telah bekerja sama dengan Garda Pangan yang merupakan komunitas dan startup food yang bertugas mengumpulkan makanan berlebih, untuk menyalurkan bantuan berupa paket makanan yang disumbangkan dari para pengguna Bank DBS melalui reward yang dikumpulkan.

"Jadi kami ada program yang dimana ketika pengguna bank kami berbelanja pasti akan mendapatkan point reward, nah point reward itu bisa ditukarkan untuk menyumbangkan paket makanan ke orang yang membutuhkan melalui Garda Pangan," jelasnya.

Eva menyebut sejauh ini pihaknya sudah menyalurkan 300 paket makanan yang disumbangkan melalui point reward dari para penggunanya.

Baca juga: Banyak Sampah Tidak Terangkut, Bisnis Pengelolaan Dinilai Potensial

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.