Microsoft Izinkan Karyawan Kerja dari Rumah Secara Permanen

Kompas.com - 11/10/2020, 10:07 WIB
Ilustrasi Microsoft KOMPAS.com/Reska K. NistantoIlustrasi Microsoft

NEW YORK, KOMPAS.com - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat Microsoft mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari rumah secara permanen. Namun demikian, keputusan tersebut dapat diberikan oleh perusahaan sesuai dengan izin dari manajer karyawan yang bersangkutan.

Dikutip dari BBC, Minggu (11/10/2020), langkah Microsoft tersebut mengikuti Facebook dan Twitter yang juga memberi kesempatan kepada karyawannya untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) secara permanen.

Keputusan tersebut diambil lantaran pandemi virus corona (Covid-19) telah mengubah pola kerja perusahaan yang kian jauh dari pola kerja di kantor.

Baca juga: Microsoft Rela Kucurkan Rp 15 Triliun ke Polandia, untuk Apa?

Banyak perusahaan yang mulai memperhitungkan kembali jumlah kantor yang mereka butuhkan, dengan pertimbangan kian banyak karyawannya yang bekerja dari jauh.

Namun demikian, Microsoft menyatakan beberapa peran karyawan akan tetap dibutuhkan di kantor, seperti orang-orang yang bertanggung jawab atas hardware atau perangkat keras dari komputer.

Namun demikian, banyak karyawan juga diperbolehkan untuk bekerja dari rumah secara paruh waktu, tanpa harus memerlukan izin formal dari atasannya.

"Tujuan kami adalah untuk terus mengembangkan cara kami bekerja dari waktu ke waktu," jelas juru bicara Microsoft dalam panduan baru pola kerja yang dikirimkan kepada staf mereka.

Baca juga: Kerja 4 Hari Seminggu, Produktivitas Karyawan Microsoft Jepang Naik 40 Persen

"Hal itu mengikuti masukan karyawan, data, dan komitmen kami untuk mendukung gaya kerja individu dan kebutuhan bisnis sambil menjalankan budaya kami," ujar dia.

Sebelumnya, banyak karyawan Microsoft menyatakan perubahan pola kerja dari kantor menjadi di rumah membuat mereka menjadi lebih produktif. Namun setelah beberapa bulan terlewati, banyak dari mereka yang mulai merasa kelelahan.

CEO Microsoft Satya Nadella pun sempat mengatakan dalam sebuah konferensi, bekerja dari rumah menyebabkan tidak ada perbedaan yang berarti antara bekerja dan kehidupan pribadi.

"Dan hal itu terkadang membuat Anda merasa seperti tertidur di tempat kerja," ujar dia.



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

Whats New
Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Whats New
Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Whats New
Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X