Di Tengah Pandemi, Nilai Harta 100 Orang Terkaya di India Naik Rp 7.607,25 Triliun

Kompas.com - 11/10/2020, 12:30 WIB
Pengusaha Mukesh Ambani dan istrinya, Nita. MirrorPengusaha Mukesh Ambani dan istrinya, Nita.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi virus corona telah memukul cukup hebat perekonomian India. Saat ini, jumlah kasus positif terinfeksi Covid-19 di India telah mencapai 6 juta kasus. Selain itu, pada kuartal II lalu, biro statistik setempat melaporkan, perekonomian India merosot hingga 24 persen.

Namun demikian, separuh dari 100 orang terkaya di negara tersebut mencatatkan peningkatan jumlah kekayaan.

Dikutip dari Forbes, Minggu (11/10/2020) hal itu membuat nilai kekayaan 100 orang terkaya di India secara kolektif meningkat 14 persen atau sebesar Rp 517,5 miliar dollar AS jika dibandingkan dengan tahun lalu. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp 7.607,25 triliun (kurs Rp 14.700).

Baca juga: Ini Deretan Miliarder Paling Dermawan Versi Majalah Forbes

Adapun berikut kontributor terbesar terhadap peningkatan nilai kekayaan para miliarder tersebut:

1. Mukesh Ambani

Menduduki posisi pertama selama 13 tahun berturut-turut, Mukesh mencatatkan peningkatan kekayaan sebesar 37,3 miliar dollar AS dibandingkan tahun lalu. Jumlah tersebut meningkat 73 persen, dan membuat nilai kekayaannya menjadi sebesar Rp 88,7 miliar dollar AS.

Nilai saham perusahaannya, Reliance Industries meningkat. Pasalnya, di tengah ke kebijakan isolasi total atau lockdown yang terjadi di India, perusahaan yang memiliki banyak bisnis mulai dari energi hingga tekstil itu berhasil mendapatkan pendanaan lebih dari 20 miliar dollar AS untuk Jio Platforms.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jio Platforms merupakan perusahaan digital yang pertumbuhannya begitu cepat lantaran suntikan modal yang dilakukan oleh Facebook dand Google.

2. Gautam Adani

Kekayaan miliarder yang juga dijuluki raja bandar udara (bandara) ini mengalami peningkatan kekayaan sebesar 61 persen menjadi 25,2 miliar dollar AS. Pasalnya, meski industri travel pertumbuhannya merosot tajam di tengah pandemi, Adani mengakuisisi 74 persen saham dari Mumbai Airport, bandara tersibuk kedua di India.

3. Cyrus Poonawalla

Virus Covid-19 yang melanda dunia tak bisa dimungkiri menyebabkan industri farmasi mengalami pertumbuhan yang signifikan. Perusahaannya, Serum Insitute of India turut serta dalam upaya untuk memproduksi vaksin Covid-19.

Baca juga: Ini 10 Kota di Dunia dengan Miliarder Terbanyak

Nilai harta kekayaan Poonawalla pun meningkat 26 persen menjadi 11,5 miliar dollar AS.

4. Kiran Mazumdar Shaw

Pendiri Biocon itu saat ini tengah dalam proses fase keempat uji coba obat Covid-19. Hal itu membuat harta kekayaannya meningkat dua kali lipat menjadi 4,6 miliar dollar AS.

Meski banyak miliarder yang mencatatkan kekayaan, lebih dari sepertiga orang yang masuk dalam kategori terkaya di India itu mengalami penurunan nilai kekayaan, terutama mereka yang memiliki minat di bidang real estat.

Beberapa di antaranya yakni pendiri Future Group Kishore Biyani, yang menjual sebagian besar kerajaan ritelnya yang sarat utang ke Ritel Reliance Ambani pada Agustus lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Whats New
Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Whats New
Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Whats New
UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Whats New
Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Whats New
Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Whats New
Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Whats New
Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Earn Smart
Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Whats New
Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Whats New
Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Earn Smart
SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung 'Roadmap' yang Jelas

SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung "Roadmap" yang Jelas

Whats New
Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Whats New
Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.