5 Langkah Cerdas Lunasi Utang dalam Waktu Sebulan

Kompas.com - 11/10/2020, 13:18 WIB
Ilustrasi rupiah, gaji. Shutterstock/Pepsco StudioIlustrasi rupiah, gaji.

Jangan berfoya-foya. Ekonomi juga lagi susah karena resesi. Uang penghematan tersebut bisa Anda gunakan untuk melunasi utang. Lebih baik bersakit-sakit dahulu, baru bersenang-senang kemudian.

2. Setop Gunakan Kartu Kredit

Menggunakan kartu kredit boleh-boleh saja, tetapi lihat situasi dan kondisi keuangan Anda terlebih dahulu. Jika sudah punya utang, jangan menambah utang baru atau membuat utang semakin banyak.

Ingat, pakai kartu kredit sama saja berutang. Ada bunganya. Tinggi pula. Belum lagi kalau telat membayar, bisa kena denda. Bahkan barang berharga bakal disita jika sampai terjadi gagal bayar.

Sampai utang Anda lunas, jangan pernah membawa kartu kredit dalam dompet. Simpan saja di rumah. Atau kalau perlu menutup kartu kredit jika Anda bertekad mengendalikan nafsu belanja.

3. Cari Kerja Sampingan

Butuh usaha ekstra agar mampu melunasi utang dalam waktu sebulan. Tidak mungkin kan seluruh gaji Anda dipakai untuk melunasi utang? Buat biaya hidup sehari-hari bagaimana? Masa harus mengambil utang baru. Itu sih namanya utang lama lunas, muncul utang baru.

Jadi lebih baik Anda mencari pekerjaan sampingan. Tujuannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Contohnya dengan menjual keterampilan dan keahlian Anda, seperti menjadi penulis lepas, freelance fotografi, driver taksi atau ojek online, atau yang lagi tren sekarang ini jadi influencer, youtuber, atau selebgram.

Lakukan pekerjaan tersebut setelah pulang kantor, ditambah dengan bekerja di hari libur. Waktu sebulan Anda manfaatkan semaksimal mungkin untuk mengumpulkan banyak uang. Hasilnya, Anda bisa pakai untuk melunasi utang.

Baca Juga: Tips Milenial Lancar Jaya Bayar Cicilan Utang saat Resesi

4. Gadai Barang untuk Membuka Usaha

Kalau punya hobi berniaga atau berdagang, buka usaha saja. Misalnya jualan online pakaian, bisnis kuliner nasi kucing, buka usaha jasa fotografi, sablon, atau usaha lainnya yang menghasilkan uang.

Tetapi modal usaha jangan dari pinjaman atau utang. Cari modal dengan menggadaikan barang-barang berharga di rumah, seperti emas perhiasan, BKPB motor atau mobil, sertifikat tanah, atau lainnya.

Begitu mengantongi dana segar untuk modal usaha, segera mulai membangunnya. Dalam waktu sebulan, keuntungan yang diperoleh dapat dipakai untuk melunasi utang. Jika masih kurang dananya, Anda bisa menambahkan dari sisa hasil gadai barang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X