Kompas.com - 12/10/2020, 16:44 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Di sisi lain, pasar merespon negatif terkait dengan negosiasi langkah-langkah stimulus terbaru di AS yang gagal.

Sementara itu pemilu AS yang semakin dekat membuat investor semakin gencar bertaruh pada kemungkinan Trump kalah dari saingannya, Joe Biden kandidat Demokrat.

Apalagi, Biden menawarkan paket dengan label harga yang lebih besar sebagai presiden.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X