Upaya Lestarikan Lingkungan, HM Sampoerna Raih Penghargaan

Kompas.com - 13/10/2020, 13:41 WIB
Hamparan Tanaman Tembakau, di Desa Sukowono, Jember, (30/7/2016) KOMPAS.com/Achmad FauziHamparan Tanaman Tembakau, di Desa Sukowono, Jember, (30/7/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com – PT HM Sampoerna Tbk kembali meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Award (AREA) 2020 atas upayanya dalam melestarikan lingkungan dan pengelolaan perusahaan.

Enterprise Asia yang merupakan lembaga swadaya masyarakat internasional yang fokus pada bidang kewirausahaan yang bertanggung jawab menyerahkan dua penghargaan sekaligus, yaitu Green Leadership Category untuk kategori Carbon & Water Management (Pengelolaan Karbon dan Air), serta Corporate Governance Category dengan tema Ethic & Compliance (Etika dan Kepatuhan).

Direktur Sampoerna Elvira Lianita menyampaikan apresiasi kepada Enterprise Asia sebagai penyelenggara yang telah mengakui komitmen perusahaan dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan lewat aspek lingkungan dan tata kelola perusahaan.

Baca juga: Kenaikan Cukai Rokok dan Pandemi Covid-19 Bikin Penjualan HM Sampoerna Turun

"Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus melakukan upaya terbaik dalam pengelolaan perusahaan dan juga kepedulian terhadap lingkungan. Sampoerna percaya bahwa transformasi kinerja bisnis diperlukan untuk menciptakan dampak positif terhadap operasional, sosial, dan lingkungan," kata Elvira dalam keterangannya, Selasa (13/10/2020).

Elvira menjelaskan, satu dari empat pilar program keberlanjutan perusahaan yang penting dan menjadi acuan adalah ‘Mengurangi Jejak Karbon’.

Hal ini mencerminkan komitmen Sampoerna dalam menciptakan manajemen lingkungan yang efektif di seluruh operasi dan rantai untuk meminimalkan dampak lingkungan dan mengatasi perubahan iklim.

"Kami berupaya untuk meminimalisir jejak karbon pada rantai nilai, mengelola air secara bertanggung jawab, dan melestarikan keanekaragaman hayati di mana pun fasilitas kami berada. Selain itu, kami juga menggunakan energi terbarukan dan menerapkan pengelolaan limbah dengan tepat dari pertanian hingga limbah pasca-konsumen kami," jelas Elvira.

Baca juga: HM Sampoerna Tingkatkan Protokol Kesehatan di Fasilitas Produksi

Terkait pengelolaan perusahaan, kata Elvira, Sampoerna memiliki memiliki Departemen Etika dan Kepatuhan yang dijalankan secara independen dengan pimpinan dan anggota terlatih di bidangnya.

Departemen ini bekerja sama dengan Komite Kepatuhan Sampoerna, meliputi Presiden Direktur, Departemen Hukum, Direktur People and Culture, dan Direktur Keuangan.

"Tanggung jawab utama Departemen Etika dan Kepatuhan meliputi pengembangan penilaian risiko kepatuhan tahunan dan pelaksanaan rencana kerja yang efektif untuk memitigasi area yang dianggap rentan dalam hal kepatuhan. Selain itu, departemen ini melakukan investigasi pencarian fakta untuk memverifikasi validitas laporan-laporan pelanggaran kepatuhan oleh karyawan dan memberlakukan tindakan disiplin yang sepadan terhadap karyawan apabila terbukti kesalahan," sebutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

Rilis
BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

Whats New
Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Whats New
Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Whats New
Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Rilis
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Whats New
Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Whats New
Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Earn Smart
Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Whats New
Kembali Turun, Ini Harga Emas Antam Terbaru dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Kembali Turun, Ini Harga Emas Antam Terbaru dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Sah, Sri Mulyani Resmi Bebaskan Pajak PPnBM Mobil Baru

Sah, Sri Mulyani Resmi Bebaskan Pajak PPnBM Mobil Baru

Whats New
Intip Kekayaan Anak dan Mantu Jokowi yang Resmi Jadi Wali Kota

Intip Kekayaan Anak dan Mantu Jokowi yang Resmi Jadi Wali Kota

Whats New
Harga Minyak Terus Menguat, Bisa Bikin Keuangan Negara Makin Berat

Harga Minyak Terus Menguat, Bisa Bikin Keuangan Negara Makin Berat

Whats New
Beredar Hoax Pendaftaran Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL BPN

Beredar Hoax Pendaftaran Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL BPN

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X