Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Kantongi Rp 11,9 Triliun

Kompas.com - 13/10/2020, 16:07 WIB
Ilustrasi penjualan sukuk. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan sukuk.
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali melanjutkan lelang surat berharga negara. Kali ini, surat berharga yang dilelang yakni Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah mengantongi Rp 11,9 triliun dari lelang yang dilakukan hari ini.

"Pemerintah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara pada tanggal 13 Oktober 2020 untuk seri SPNS14042021 (new issuance), PBS027 (reopening), PBS026 (reopening), PBS025 (reopening) dan PBS028 (reopening), tulis DJPPR.

Baca juga: Akhiri Perdagangan, IHSG Berbalik ke Zona Positif

Adapun total penawaran lelang yang masuk ke pemerintah mencapai Rp 25,8 triliun. Meski begitu, pemerintah hanya memenangkan Rp 11,9 triliun.

Dari 5 seri sukuk negara yang dilelang hari ini, PBS025 menjadi seri yang paling banyak penawaran mencapai Rp 8,1 triliun. Disusul oleh PBS028 Rp 7,1 triliun, SPNS14042021 Rp 4,9 triliun, PBS026 Rp 2,9 triliun dan PBS027 Rp 2,7 triliun.

Lelang SBSN akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Baca juga: Dirut BPJS Ketenagakerjaan: Penerapan K3 Berdampak ke Pertumbuhan Ekonomi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri Teten: Jangan Ragu Memulai Usaha, KUR Siap Mendukung

Menteri Teten: Jangan Ragu Memulai Usaha, KUR Siap Mendukung

Rilis
BEI Sebut Omicron Tak Pengaruhi Rencana IPO Perusahaan

BEI Sebut Omicron Tak Pengaruhi Rencana IPO Perusahaan

Whats New
Sebelum Tukar Dollar AS, Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Sebelum Tukar Dollar AS, Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Jelang Akhir Pekan, IHSG Melaju di Zona Hijau, Rupiah Masih Melemah

Jelang Akhir Pekan, IHSG Melaju di Zona Hijau, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Turun Rp 3.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Terbaru

Turun Rp 3.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Terbaru

Whats New
Saat Anak Cucu BUMN Terlalu 'Gemuk' dan Jadi Benalu...

Saat Anak Cucu BUMN Terlalu "Gemuk" dan Jadi Benalu...

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Rilis
Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Whats New
Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Work Smart
Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Whats New
Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Rilis
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Whats New
[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.