Rencana di Balik Penggabungan Bank Syariah Pelat Merah

Kompas.com - 14/10/2020, 08:08 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan bahwa penggabungan atau merger tiga bank BUMN Syariah dapat membuat Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia.

"Tentunya sebagai negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia sudah sepantasnya kita memiliki bank syariah yang kuat. Indonesia harus bisa menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia," ujar Erick dilansir dari Antara, Rabu (14/10/2020).

Untuk mewujudkan mimpi itu, lanjut dia, Indonesia harus bersatu bahu-membahu dan saling menguatkan.

"Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui kementerian BUMN berinisiatif untuk melakukan penandatanganan conditional merger agreement untuk menyatukan ketiga bank syariah nasional yakni Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah mandiri, dan PT Bank BNI Syariah, menjadi satu keluarga besar," kata Erick Thohir.

Baca juga: Ini Proses yang Harus Ditempuh Sebelum Merger Bank Syariah BUMN

Ia menyampaikan bahwa langkah penggabungan bank syariah ini merupakan tonggak sejarah untuk Indonesia.

"Dengan bergabungnya rekan-rekan semua menjadi dalam satu bank, satu keluarga Insyaallah Indonesia akan memiliki bank syariah terbesar," ujar Erick Thohir.

Ia menambahkan Indonesia juga tentunya berharap bank syariah ini menjadi satu tujuan ekonomi syariah, yaitu keadilan untuk umat.

"Sistem keadilan dan transparan sudah membuat bank-bank syariah bertahan di tengah krisis pandemi Covid-19, bahkan mampu menorehkan kinerja yang positif," kata Erick.

Saat ini Erick mengakui Indonesia masih tertinggal dari negara-negara Islam lainnya dalam mewujudkan ekonomi berbasis syariah.

"Karena itu kita harus bangkit, namun kita juga harus yakin bila kita bersatu InsyaAllah kita mampu menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia," ucap Erick.

Baca juga: Erick Thohir: Indonesia Harus Mampu Jadi Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di Dunia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X