Kompas.com - 14/10/2020, 11:30 WIB
Ilustrasi bursa thikstockIlustrasi bursa

JAKARTA, KOMPAS.com - Peningkatan harga saham yang tidak biasa (Unusual Market Activity) terjadi pada saham milik PT Bank Permata Tbk (BNLI) menyebabkan saham tersebut diawasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan informasi pada laman resmi BEI Rabu (14/10/2020), pengumuman UMA tersebut tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang pasar modal.

Adapun informasi terakhir saham BNLI tercatat pada tanggal 9 Oktober 2020 mengenai laporan informasi atau fakta material sehubungan dengan pengumuman keterbukaan informasi atas pelaksanaan penawaran tender wajib oleh Bangkok Bank Public Company Limited, dan juga perubahan kepemilikan saham perusahaan.

Baca juga: Permata Bank Mulai Integrasi dengan Bangkok Bank untuk Perluas Portofolio Bisnis

Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BNLI tersebut, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa.

Selain itu, investor juga diharapkan dapat mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

“Investor diharapkan dapat mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Investor juga harus mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,” seperti tertulis dalam laman resmi BEI.

Baca juga: Sah, Bangkok Bank Resmi Akuisisi Bank Permata

Sebagai informasi, selama tiga hari berturut-turut saham BNLI mengalami kenaikan yang signifikan. Pada Jumat (9/10/2020) saham BNLI mengalami kenaikan 25 persen pada level Rp 1.975 per saham.

Senin (12/10/2020) saham BNLI juga meroket 24,5 persen pada level Rp 2.460 per saham. Sementara pada Selasa (13/10/2020) saham BNLI juga melonjak 24,3 persen dengan harga per saham Rp 3.060.

Hari ini, menjelang tengah siang hari ini saham BNLI malah bergerak negatif dengan penurunan 6,8 persen pada level Rp 2.850.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X