Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Merger, Lebih Baik Beli atau Jual Saham BRI Syariah?

Kompas.com - 14/10/2020, 12:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri bakal merger menjadi satu entitas. Proses merger ini dimulai pada Selasa (13/10/2020) dengan penandatanganan conditional merger agreement.

Selanjutnya, pemerintah akan mengurus perizinan merger bank syariah BUMN ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ke pasar modal.

Kemudian, pada minggu ketiga Oktober, pemerintah bakal melangsungkan announcement plan merger, sementara legal merger diperkirakan baru terjadi pada Februari 2021.

Baca juga: 5 Fakta tentang Merger Bank Syariah BUMN

Pelaku pasar menyambut positif merger bank syariah BUMN ini. Pada perdagangan Selasa (13/10/2020), harga saham BRI Syariah melesat 25 persen ke level Rp 1.125 per saham.

Terjadi 77.579 kali transaksi yang melibatkan 915,49 juta saham senilai Rp 989,48 miliar.

Seperti diketahui, BRI Syariah akan menjadi induk dari penggabungan bank syariah ini.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama menilai, merger bank syariah BUMN akan berdampak positif terhadap bisnis bank syariah BUMN dan bagi perekonomian Indonesia. Terlebih lagi, prospek perbankan syariah memang masih cukup cerah dan ruang ekspansinya cukup terbuka lebar.

"Konsolidasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kekuatan perbankan syariah dari segi aset sehingga dapat menjadikan perbankan syariah tersebut menjadi perbankan syariah terbesar di Indonesia bahkan Asia," tutur Oke saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Bank Syariah BUMN Merger, Ini Kata OJK

Merger bank syariah BUMN ini juga berdampak positif, terutama bagi emiten yang menjadi induk dari bank syariah tersebut karena dapat meningkatkan kontribusi dari luar pasar bank konvensional.

Penggabungan bank syariah BUMN ini tidak memberikan efek negatif pada bank konvensional karena sejauh ini masing-masing pasar sudah memiliki segmentasinya sendiri.

Bernada serupa, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, merger bank syariah BUMN dapat menaikkan sisi fundamental perusahaan, baik dari modal dan pendapatan ke depannya. Dengan begitu, ia menilai kenaikan harga saham saat ini cukup wajar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

Work Smart
Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Spend Smart
Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Spend Smart
Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Whats New
Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Whats New
Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Whats New
Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan 'Commuter Feeder'

Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan "Commuter Feeder"

Whats New
Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

Whats New
Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

Whats New
Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

Work Smart
PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

Whats New
Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Work Smart
Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

Whats New
Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

Rilis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+