Pemerintah: Dari 3 Pendaftar Kartu Prakerja Hanya 1 yang Lolos, Mohon Bersabar...

Kompas.com - 14/10/2020, 14:31 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja. prakerja.go.idIlustrasi Kartu Prakerja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Program Kartu Prakerja merupakan salah satu program bantuan sosial (bansos) yang ditunggu-tunggu masyarakat selama masa pandemi.

Bahkan, Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahuddin mengumpamakan, dari tiga orang yang melakukan pendaftaran program Kartu Prakerja hanya satu orang yang akan lolos jadi peserta.

"Program Kartu Prakerja disambut baik oleh masyarakat, dari tiga pendaftar hanya satu yang mendapatkan," ujar dia dalam webinar Kartu Prakerja, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Cara Mengisi Survei Kartu Prakerja agar Dapat Insentif Rp 50.000

Untuk itu, dia pun meminta masyarakat yang belum beruntung menjadi peserta program Kartu Prakerja untuk bersabar.

"Jadi bagi yang belum (menjadi peserta) dimohon bersabar dan berbesar hati," ujar dia.

Adapun pada tahun 2021 mendatang, pemerintah juga akan melanjutkan program yang diubah menjadi semi bansos selama pandemi Covid-19.

Rudy mengatakan, pemerintah mengupayakan besaran nilai insentif serta jumlah peserta Kartu Prakerja pada tahun 2021 mendatang diupayakan sama seperti pada tahun ini.

Dia pun berpesan kepada masyarakat yang telah mendapatkan bantuan dari program Kartu Prakerja untuk menggunakan bantuan dan pelatihan dengan baik.

"Sehingga nantinya produktivitas dan kompetensi masyarakat Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi," ujar dia.

Baca juga: Sudah 227.818 Penerima Kartu Prakerja Dicabut Kepesertaannya, Ini Sebabnya

Untuk diketahui, total pendaftar program Kartu Prakerja per 8 Oktober 2020 mencapai 35,1 juta orang dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Jumlah itu berasal dari gelombang awal hingga gelombang 10 kemarin. Dari total pendaftar tersebut, jumlah peserta yang lolos seleksi dan diterima untuk mengikuti program hanya sebanyak 5,59 juta orang.

Peserta yang lolos itu akan mendapatkan manfaat bantuan sebesar Rp 3,55 juta, terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan, insentif survei kebekerjaan Rp 50.000 per survei untuk 3 kali survei.

Baca juga: Program Kartu Prakerja Dinilai Tepat Sasaran, Ini Penjelasannya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X