Urgensi Dana Darurat bagi Freelancer

Kompas.com - 14/10/2020, 15:11 WIB
Ilustrasi bekerja freelance. SHUTTERSTOCKIlustrasi bekerja freelance.

KOMPAS.com - Dewasa ini, menjadi seorang freelancer adalah sebuah pilihan kerja yang cukup populer. Selain tidak terikat dengan perusahaan, jam kerja pun bisa berjalan sefleksibel mungkin.

Namun, dengan jam kerja yang fleksibel, pendapatan pun bisa datang secara fleksibel. Bulan ini keuangan lancar, bulan depan bisa berbeda keadaannya. Sehingga, sudah tidak asing lagi bahwa ketidakpastian keuangan menjadi teman akrab para freelancer.

Oleh karena itu, penting rasanya freelancer memiliki keamanan keuangan dalam hidupnya, yaitu dana darurat. Hal ini berguna jika kita berada dalam keadaan tidak terduga. Financial planner Finansialku, Widya Yuliarti, S.ST., M.M., CFP® pun membenarkannya.

Dana darurat dipakai ketika pendapatan kamu tidak bisa mencapai target bulanan, tiba-tiba kehilangan pendapatan, ada pengeluaran yang tidak terduga, atau ada anggota keluarga yang sakit atau butuh pinjaman mendadak,” jelasnya.

Baca juga: Simak, 7 Alasan Kamu Harus Punya Dana Darurat

Untuk lebih jelasnya, berikut akan dibahas lebih lanjut mengenai dana darurat bagi freelancer.

1. Apa Itu dana darurat?

Secara sederhana, dana darurat adalah dana cadangan yang disimpan, dan hanya dipakai ketika ada pengeluaran yang tidak terduga dan tidak direncanakan sama sekali.

Pengeluaran ini tidak ada di rencana pengeluaran dan di tujuan keuangan kamu. Jadi, bukan berarti dana darurat sengaja dipakai untuk liburan atau membeli gadget keluaran terbaru, ya.

2. Berapa besar dana darurat yang disarankan?

Besaran dana darurat tergantung dari status dan pengeluaran bulanan kamu. Oleh karena itu, penting untuk kamu membuat pengeluaran bulanan, agar bisa memudahkan untuk menghitung dana darurat yang dibutuhkan.

Berikut besaran dana darurat yang berbeda status tiap individunya.

  • Jika single, maka besaran dana daruratnya adalah sebesar 6 kali dari pengeluaran,
  • Jika sudah menikah dan belum memiliki anak, maka dana daruratnya adalah 9 kali dari pengeluaran bulanan,
  • Jika sudah menikah dan punya anak, maka dana daruratnya adalah 12 kali pengeluaran bulanan.

Selain dipengaruhi oleh status, jumlah pengeluaran bulanan kamu juga memengaruhi. Jika status kamu single dan pengeluaran setiap bulanannya adalah Rp 5 juta, maka dana darurat yang harus disiapkannya adalah Rp 30 juta.

Jika masih bingung dalam perhitungan besaran dana darurat, kamu bisa memakai aplikasi antara lain dari Finansialku. Pilih fitur Rencana Keuangan dan Dana Darurat, setelah itu kamu bisa melakukan perhitungan secara cepat.

Dapatkan aplikasi Finansialku, dengan download di Google Play Store atau Apple Apps Store. Gunakan kode promo “HEMATEUY” agar mendapatkan potongan 50 ribu untuk mengakses selama setahun.

Baca juga: Milenial Perlu Menabung Dana Darurat Sejak Dini, Mengapa?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X