Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dapat Kontrak Baru Rp 3,2 Triliun, Saham Waskita Karya Menghijau

Kompas.com - 15/10/2020, 14:38 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mendapatkan tambahan kontrak baru senilai Rp 3,2 triliun pada September 2020.

Director of Operation II Waskita Karya Bambang Rianto menjelaskan, sebagian besar proyek tersebut berasal dari pekerjaan infrastruktur pemerintah.

"Kami dipercaya untuk membangun beberapa proyek infrastruktur pengairan, jalan dan jembatan, serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Waskita Karya Perkuat Operasional di Tengah Pandemi

Menurut dia, perseroan telah menandatangani beberapa kontrak pekerjaan proyek infrastruktur pengairan pada September, antara lain pekerjaan pembangunan Bendungan Jragung paket I senilai Rp 733 miliar, Irigasi Tapin Kalimantan Selatan, dan proyek pembangunan Bendungan Leuwikeris Paket 5.

“Di luar ketiga proyek tersebut, terdapat beberapa proyek di mana Waskita sudah ditetapkan sebagai pemenang tender," jelas Bambang.

Selain proyek infrastruktur pengairan, Waskita juga telah ditetapkan sebagai pemenang tender dari beberapa proyek pembangunan jalan antara lain Jalan Sofi-Wayabula di Maluku Utara, Jalan SP Blusuh di Kalimantan Tengah, dan Jalan Cerme-Gresik.

Lebih lanjut, Waskita juga memperoleh tambahan kontrak baru dari proyek pembangunan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan Paket 3.

Baca juga: Obligasi Rp 2,5 Triliun Jatuh Tempo, Waskita Karya: Dana Pelunasan Sudah Siap

Dengan adanya tambahan kontrak tersebut, saat ini Waskita sudah mencatatkan perolehan Nilai Kontrak Baru sebesar Rp 12,2 triliun termasuk beberapa proyek infrastruktur besar lainnya seperti Jalan Tol Ciawi-Sukabumi, Tol Pasuruan-Probolinggo, Perkuatan Pantai DKI Jakarta, dan Jaringan Irigasi Rentang yang sudah didapatkan lebih dulu.

Waskita pun masih terus berupaya mengejar perolehan Nilai Kontrak Baru hingga akhir tahun dan optimis target dapat tercapai meskipun terkendala oleh pandemi Covid-19.

"Kami fokus pada proyek infrastruktur khususnya yang berasal dari pasar eksternal dan terus meningkatkan diversifikasi ke beberapa jenis proyek baru seperti pipanisasi maupun pengembangan kawasan," ujar Bambang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com