Kompas.com - 16/10/2020, 11:11 WIB
VIK Resesi untuk Pemula KOMPAS.comVIK Resesi untuk Pemula

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memukul perekonomian global. Berbagai kebijakan untuk mencegah penyebaran makhluk superkecil ini membuat sektor ekonomi di beberapa negara mengalami kemacetan.

Covid-19 telah menjangkiti hampir 200 negara di dunia. Pasar finansial hingga kurs mata uang ambles. Sektor riil terkena pukulan telak. Akibatnya, masyarakat secara keseluruhan mendapat dampak paling nyata dari fenomena tersebut.

Kesulitan yang dirasakan masyarakat, antara lain sulit mendapat pekerjaan, masuk gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, jatuh miskin, sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan berada dalam kondisi rawan karena kriminalitas meningkat.

Bank Dunia (World Bank) bahkan memprediksi tingkat kemiskinan ekstrem akan melonjak tajam di seluruh dunia tahun ini. Jumlahnya sekitar 115 juta orang.

Kesulitan-kesulitan itu membawa dunia, tak terkecuali Indonesia, jatuh ke jurang resesi. Semua orang ketakutan.

Apa sebenarnya resesi? Bagaimana bahayanya jika resesi terjadi? Mengapa dunia menyoroti fenomena resesi? Apa yang perlu kamu lakukan saat resesi?

Untuk lebih mengenal jauh soal resesi dan apa yang perlu kamu lakukan, mari belajar bersama melalui Visual Interaktif Kompas edisi resesi: "Resesi untuk Pemula".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melalui tulisan interaktif ini, kamu tak perlu takut lagi menghadapi resesi.

Simak selengkapnya di VIK Resesi untuk Pemula



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng Swasta, Kemenhub Mulai Pengembangan Pelabuhan di Gorontalo Tahun Ini

Gandeng Swasta, Kemenhub Mulai Pengembangan Pelabuhan di Gorontalo Tahun Ini

Whats New
Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X