Produsen Gerbong Kereta Api Asal Swiss Mau Bangun Kantor di Indonesia

Kompas.com - 17/10/2020, 07:00 WIB
Penandatanganan perusahaan kereta PT INKA (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan Perusahaan produsen kereta api Swiss Stadler Rail, Sabtu (21/9/2019) dok Kementerian BUMNPenandatanganan perusahaan kereta PT INKA (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan Perusahaan produsen kereta api Swiss Stadler Rail, Sabtu (21/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, produsen gerbong kereta api asal Swiss, Stadler Rail akan membuka kantor di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Erick saat menggelar konferensi pers virtual dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Jumat (16/10/2020).

“Untuk memastikan bagaimana kita bisa mensuplai bagaimana kita bisa membuat gerbong kereta api tingkat dunia, kelas dunia, dengan itu, Stadler juga akan memastikan membuat kantor pusat untuk regional Asia dan Ocenia di Indonesia,” ujar Erick.

Baca juga: 3 Tips Mengembangkan Usaha Saat Pandemi Covid-19

Selain akan membuat kantor, Stadler, kata Erick juga tengah membangun pabrik di Banyuwangi. Pabrik tersebut dibangun setelah adanya kerja sama antara PT KAI (KAI), INKA dan Stadler beberapa waktu lalu.

“Kemarin di Swiss, alhamdulillah juga kita bisa mengangkat PT KAI menjadi pemain regional. Kami bersepakat dengan Stadler bahwa dengan partnership group dengan PT Kereta Api Indonesia yang di bawahnya ada PT Kereta Api dan INKA, bersama-sama kami akan bangun pabrik dan pabrik sendiri juga akan selesai,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Erick mengaku bangga banyak perusahaan pelat merah bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan global. Dengan begitu, maka kualitas BUMN diakui dunia.

“Karena ini kami sangat apresiasi kepercayaan internasional kepada kita dan kami memastikan bahwa akan banyak lagi perusahaan BUMN yang bisa berkualitas global maupun regional,” ungkap dia.

Baca juga: Pengusaha: Bisnis Mal Tidak Akan Pulih Sebelum Ada Vaksinasi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Whats New
Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

Rilis
 Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Whats New
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Whats New
Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan 'Super Online Deals'

Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan "Super Online Deals"

Whats New
Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Whats New
Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Rilis
Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Whats New
Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Smartpreneur
BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

Rilis
LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

Whats New
Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Whats New
Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Whats New
Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X