Beberapa Insentif Berakhir, Kemiskinan Meningkat di AS

Kompas.com - 17/10/2020, 08:33 WIB
Warga AS berjalan di Times Square, New York, Maret 2020. Shutterstock/Adam McCulloughWarga AS berjalan di Times Square, New York, Maret 2020.
|

WASHINGTON, KOMPAS.com - Jumlah warga miskin di Amerika Serikat (AS) dikabarkan kembali meningkat, pasca berakhirnya beberapa kebijakan insentif pemerintahan Donald Trump yang tergabung dalam Coronavirus Aid, Relief, and Economic Security Act (CARES Act).

Dikutip dari CNBC, Sabtu (17/10/2020), diperkirakan terdapat 8 juta warga AS yang jatuh miskin sejak Mei 2020.

Sementara diberitakan BBC, hampir 900.000 orang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran pada pekan lalu.

Baca juga: Mengapa UU Cipta Kerja Disebut Omnibus Law?

BBC juga menulis, pada September 2020 tingkat kemiskinan mencapai 16,7 persen, naik dari 15,3 persen pada Februari 2020 dan 14,3 persen pada Mei 2020.

Padahal pada April lalu, hasil studi Universitas Columbia menunjukan stimulus-stimulus yang digelontorkan Trump, seperti pemberian 600 dollar AS per minggu kepada para pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), mampu "mengeluarkan" sekitar 18 juta warga AS dari kemiskinan.

Peneliti Columbia’s Center on Poverty and Social Policy, Megan Curran mengakui, insentif yang tertuang dalam CARS Act memang tidak sempurna.

Baca juga: Luhut Bantah UU Cipta Kerja Dibahas Kejar Tayang dan Tertutup

Namun, program insentif sebesar 2,2 triliun dollar AS itu terbukti mampu memitigasi lonjakan kemiskinan yang seharusnya terjadi akibat pandemi Covid-19.

“Jika tingkat pengangguran terus bertambah, seperti yang diproyekikan, maka dapat dipastikan angka kemiskinan akan terus bertambah,” kata dia.

Meskipun jumlah masyarakat AS yang kembali bekerja terus bertambah, namun sampai saat ini masih ada 25 juta warga yang menerima bantuan pengangguran.

Selain itu, dengan masih berlanjutnya resesi, maka diproyeksikan semakin banyak orang jatuh ke jurang kemiskinan.

Baca juga: Produsen Gerbong Kereta Api Asal Swiss Mau Bangun Kantor di Indonesia



Sumber BBC,CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

Whats New
Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Work Smart
Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Rilis
Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Whats New
Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Whats New
Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Whats New
Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | 'Power of Resilience' adalah Kunci

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | "Power of Resilience" adalah Kunci

Rilis
Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Whats New
Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Whats New
Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Ada Reshuffle Kabinet, Siapa yang Bakal Jadi Menteri Investasi?

Whats New
Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Whats New
Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Kemenkeu Ungkap TMII Tak Pernah Bayar PNBP, Bukan Pajak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X