Wamen BUMN Ungkap “Penyakit” Lama yang Menggerogoti Garuda Indonesia

Kompas.com - 20/10/2020, 12:35 WIB
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo KOMPAS.com/ MOH NADLIRWakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan “penyakit-penyakit” Garuda Indonesia di masa lalu yang harus diperbaiki di era sekarang.

Menurut dia, pandemi Covid-19 ini harus dijadikan momentum untuk maskapai pelat merah itu untuk berbenah agar menjadi perusahaan yang lebih baik.

“Misalnya Garuda sebagai contoh, kita akan memanfaatkan momen Covid ini untuk merestrukturisasi Garuda secara menyeluruh. Garuda kita tahu punya penyakit masa lalu, yaitu mahalnya leasing pesawat di masa lalu,” ujar pria yang akrab disapa Tiko itu dalam webinar, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Jadi Holding BUMN Asuransi, IFG Kelola Aset Rp 72,5 Triliun

Tiko menjelaskan, saat ini pihaknya tengah berupaya melakukan renegoisasi kontrak dengan para leasing pesawat Garuda Indonesia. Sebab, Garuda Indonesia diketahui membeli pesawat dengan harga di atas harga pasaran.

“Garuda kita lakukan penyelamatan dan melakukan renegoisasi kontrak dan negoisasi beban keuangannya, realokasi rute-rute dan pesawatnya, sehingga diharapkan pasca Covid nanti Garuda sehat dibandingkan Garuda sebelum Covid,” kata Tiko.

Mantan Direktur Utama Bank Mandiri menuturkan, pandemi Covid-19 ini memiliki dampak negatif dan juga positif bagi BUMN.

“Saya rasa Covid ini antara tantangan dan peluang. Ada yang terdampak dan harus diperbaiki, namun juga membuka peluang-peluang baru untuk melakukan perbaikan, inovasi dan pertumbuhan ke depan,” ungkapnya.

Baca juga: BI-OJK Sepakati Aturan Terkait Pinjaman Likuiditas untuk Perbankan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X