Rupiah Sore Ini Ditutup Menguat

Kompas.com - 20/10/2020, 16:15 WIB
Ilustrasi rupiah ShutterstockIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di pasar spot menguat pada Selasa (20/10/2020).

Mengutip data Bloomberg rupiah sore ini ditutup menguat 50 poin (0,34 persen) di level Rp 14.658 per dollar AS, dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.708 per dollar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan penguatan rupiah sore ini terjadi karena berkurangnya kekhawatiran akan terjadinya resesi di Indonesia.

 

Baca juga: Melemah, Berikut Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Walaupun PDB kuartal III baru di umumkan awal November, namun hawa resesi sudah tampak jelas dan ini bisa kelihatan dari konsumsi masyarakat yang masih stagnan dan Infrastrukur yang masih jalan di tempat.

“Namun resesi yang terjadi di dalam negeri juga di ikuti oleh negara-negara lainnya yang sudah dari awal terdampak resesi akibat pandemi Covid-19, Sehingga resesi tidak perlu ditakutkan lagi,” kata Ibrahim melalui siaran pers.

Di sisi lain, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup bagus dan masih di idolakan oleh investor asing terutama Surat Utang Negara (SUN) dan obligasi dengan bunga yang masih kompetitif.

Ibrahim mengatakan, saat ini kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk memulihkan ekonomi domestik.

Baca juga: Janji Jokowi Pertumbuhan Ekonomi Meroket 7 Persen dan Realisasinya pada 2015-2020

Sementara itu, sentimen eksternal muncul karena pasar khawatir dengan langkah-langkah yang diambil pemerintah AS terkait dengan stimulus fiskal. Ketua DPR AS Nancy Pelosi, berharap agar paket stimulus fiskal bisa segera diselesaikan sebelum pemilihan presiden 3 November 2020 mendatang.

Di sisi lain, Wakil Ketua Federal Reserve Richard Clarida menyoroti kebutuhan mendesak akan stimulus fiskal. Menurutnya, meskipun ekonomi AS perlahan pulih dengan kucuran stimulus fiskal, namun butuh waktu lebih lama bagi pasar tenaga kerja untuk pulih dari kerugian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X