Luhut Yakin Ekonomi Indonesia Tahun Depan Tumbuh 5 Persen

Kompas.com - 21/10/2020, 21:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan dengan agenda Asia-Pacific Conference of German Business, secara virtual, Senin (19/10/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan dengan agenda Asia-Pacific Conference of German Business, secara virtual, Senin (19/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meyakini, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bisa bangkit hingga ke kisaran 5 persen.

Menurut dia, meski tahun ini ekonomi Indonesia negatif, namun masih lebih baik dibandingkan banyak negara lainnya.

"Nah, ini modal pokok kita untuk nanti bisa tumbuh mungkin sekitar 5 persen lebih pada tahun 2021," kata Luhut dalam Outlook 2021: The Year of Opportunity secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Sebagai informasi, pada kuartal II 2020, ekonomi Indonesia minus 5,3 persen. Sementara untuk kuartal III diproyeksikan masih negatif, yakni minus 2,9 persen.

Luhut menyebutkan, pekan ini pihaknya mencatat terdapat beberapa indikator yang menandakan perekonomian RI mulai bangkit.

"Misalnya manufacturing itu juga sudah mulai rebound, penjualan semen, penjualan roda empat itu juga sudah mulai rebound. Kalau momentum ini kita terus bisa pelihara saya kira akan baik," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mengenal Resesi untuk Pemula

Pada kesempatan itu, Luhut juga meminta semua pihak untuk kompak dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19.

"Tapi kita semua juga harus kompak. Jadi jangan saling salah-menyalahkan. Karena apa yang kita hadapi mengenai Covid-19 ini adalah masalah dunia," kata Luhut.

"Itu sebabnya terus terang saya tidak setuju dengan demo-demo itu dilakukan sekarang. Saya berkali-kali mengatakan jagalah birahi politik kita. Karena yang kita lakukan ini dapat menimbulkan klaster-klaster baru lagi," tambah dia.

Baca juga: Satu Tahun Jokowi, Resesi Ekonomi dan Kebebasan Berekspresi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X