Gelar Pameran Properti Virtual, BTN Jaring 3.000 Pemohon KPR

Kompas.com - 22/10/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menggelar pameran properti virtual Indonesia Property Expo Virtual 4D.

Selama gelaran tersebut, tercatat lebih dari 2 juta orang mengunjungi laman IPEX untuk menemukan properti idaman.

Tidak hanya itu, BTN juga menggaet sekitar 3.000 pemohon KPR. Dari angka tersebut, sekitar 95 persen di antaranya adalah pemohon KPR Non Subsidi.

Baca juga: Gelar Pameran Properti Virtual, BTN Bidik 2 Juta Pengunjung

“Dengan adanya pandemi Covid-19, masyarakat kini makin melek dengan digitalisasi sehingga animo masyarakat terhadap IPEX Virtual perdana tinggi. Ini adalah sebuah inovasi baru yang dilakukan BTN di tengah pandemi untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat akan rumah yang diselenggarakan secara virtual dengan layanan KPR online yang disiapkan BTN,” kata Direktur Consumer and Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2020).

Dari total pengunjung IPEX, sebanyak 40 persen adalah konsumen yang berminat terhadap rumah dengan harga kisaran Rp 300 juta hingga Rp 600 juta, sementara 29 persen pengunjung mencari rumah murah dengan harga Rp 100 juta hingga Rp 300 juta.

Adapun masing-masing 12 persen mencari rumah di kisaran harga Rp 300 juta sampai Rp 600 juta dan Rp 600 juta hingga Rp 1 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan 7 persen sisanya adalah pengunjung yang berminat atas hunian dengan harga di atas Rp 1 miliar.

Baca juga: BTN Genjot KPR Subsidi, Gelar Pameran Properti hingga Inovasi

Sementara dari sisi lokasi, pengunjung IPEX Virtual 4D paling banyak mencari properti di Kawasan Tangerang dengan jumlah sebanyak 27 persen, Bekasi 25 persen, Bogor 24 persen, Depok 14 persen, sisanya tersebar ke seluruh Indonesia.

Rumah kelas menengah dengan harga di atas Rp 300 juta masih mendominasi pembelian hunian. Kemampuan finansial masyarakat masih mencukupi untuk membeli rumah dengan harga di atas Rp 300 juta.

"Sementara wilayah yang mereka lebih sukai adalah di kawasan sub urban yang lebih terjangkau harganya,” terang Hirwandi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.