Ridwan Kamil Minta Bupati dan Wali Kota Bersiap Terima Investor Asal Taiwan

Kompas.com - 22/10/2020, 18:03 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan keterangan usai Rapat Koordinasi Progress Penanganan Covid-19 dan Penyerahan Bantuan dua Juta Masker dari BNPB kepada Pemprov Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan keterangan usai Rapat Koordinasi Progress Penanganan Covid-19 dan Penyerahan Bantuan dua Juta Masker dari BNPB kepada Pemprov Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS,com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berencana menggenjot realisasi investasi, salah satunya dengan cara "jemput bola" para investor Taiwan yang berencana melakukan relokasi perusahaan dari China.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini terdapat 70.000 perusahaan Taiwan yang berada di Negeri Tirai Bambu. Ia menyebut hampir separuh perusahaan tersebut akan melakukan relokasi ke negara-negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

"Bayangkan 30.000-an perusahaan Taiwan di Tiongkok akan pindah ke ASEAN," ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: 344.959 Kepesertaan Kartu Prakerja Dicabut, Bagaimana Nasib Dana Insentifnya?

Pria yang akrab disapa Emil itu menekankan pentingnya investasi bagi perekonomian daerah. Pasalnya, investasi dinilai sebagai salah satu langkah cepat untuk meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, Emil meminta kepada seluruh kepala daerah di Jawa Barat untuk bersiap-siap menerima calon investor yang ingin relokasi dari China.

"Saya titip para bupati dan wali kota. Karena kan teori dalam mengentaskan kemiskinan salah satunya melalui penciptaan lapangan kerja. Penciptaan lapangan kerja melalui investasi," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, mantan Wali Kota Bandung itu melaporkan, investasi di Provinsi Jawa Barat menjadi yang tertinggi dibanding provinsi lain, dengan realisasi senilai Rp 57,9 triliun pada semester I-2020.

Realisasi tersebut setara dengan 54 persen target investasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini, yaitu Rp 107 triliun.

Baca juga: Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Harga Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

Menurut Emil, kesiapan infrastruktur yang dimiliki daerah-daerah Jawa Barat menjadi ketertarikan tersendiri bagi para investor.

"Bahkan pelabuhan terbesar, tercanggih di Indonesia akan diresmikan tahap pertamanya bulan depan oleh Pak Jokowi di Patimban," kata dia.

Kesiapan infrastruktur tersebut harus didukung oleh keahlian sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Jawa Barat.

"Dua itu lah yang menjadi kunci dari kemudahan investasi di luar dari reformasi-reformasinya," ucap Emil.

Baca juga: Truk dan Angkutan Barang Akan Dilarang Lewat Tol Jakarta-Cikampek, Simak Jadwalnya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X