Kompas.com - 22/10/2020, 22:30 WIB
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum Dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, formasi CPNS yang kosong dapat diisi oleh peserta lain.

CPNS yang bisa mengisi formasi kosong tersebut harus sesuai kualifikasi pendidikan dan unit penempatan/lokasi formasinya, memenuhi nilai ambang batas atau passing grade (PG) SKD formasi umum dan berperingkat terbaik.

"Jadi misalkan di sekolah SMP A itu ada yang kosong untuk pengajar Bahasa Inggris, jadi yang harus isi misal dari SMP lain harus bisa Bahasa Inggris juga. Enggak mungkin kan yang kosong Bahasa Inggris tapi mau diisi sama guru Bahasa Indonesia," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

 Baca juga: Ditinggal Merger Bank Syariah BUMN, Apa Rencana UUS BTN?

Sedangkan khusus untuk instansi daerah, apabila formasi masih tidak dapat dipenuhi, maka dapat diisi oleh peserta yang melamar pada jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama dari unit penempatan, atau lokasi formasi yang berbeda. Sekaligus memenuhi nilai ambang batas/PG SKD Formasi Umum dan berperingkat terbaik.

"Jadi, yang mengisi formasi kosong ini harus di bawahnya peringkat satu. Peringkat dua atau tiga bisa. Jadi ketika nilai SKD dan SKB digabung, nanti menghasilkan ranking," ujarnya.

Nilai Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) CPNS terdiri atas tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP) yang tiap formasinya memiliki nilai passing grade berbeda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, bila terdapat nilai yang sama, maka kelulusan ditentukan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri PAN RB Nomor 23 Tahun 2019. Pengisian formasi kosong tidak bisa diintervensi karena dilakukan melalui sistem terintegrasi dan proses secara digital.

Sebelumnya, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen menyebutkan, terdapat 19.732 formasi jabatan untuk CPNS yang berpotensi tidak terisi. Hal ini, menurut dia, disebabkan dua alasan.

Pertama, formasi tersebut tidak ada peminatnya alias tidak ada yang mendaftar. Kedua, dikarenakan peserta CPNS yang telah memilih formasi itu tidak lolos passing grade.

Lebih lanjut kata Suharmen, dari total 19.732 formasi yang kosong, sebanyak 5.866 formasi jabatan CPNS 2019 tidak ada peminatnya yang mendaftar.

Baca juga: Subsidi Gaji Gelombang 2 Ditransfer Awal November 2020



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.