Robert Kuok, Bos Hotel Shangri-La yang Jadi Orang Terkaya di Malaysia

Kompas.com - 23/10/2020, 12:42 WIB
Robert Kuok Reuters via Kontan.co.idRobert Kuok

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuok Hock Nien atau akrab disapa Robert Kuok saat ini masih menyandang status sebagai orang terkaya di Malaysia. Di usianya yang sudah memasuki 97 tahun ini, Robert Kuok masih menjalankan ratusan unit bisnis.

Lahir di Johor Baru, 6 Oktober 1923, Robert kini menjabat sebagai founder dan chairman dari Shangri-La Hotels and Resorts. Sebuah waralaba hotel yang tersebar di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Data terbaru dari Forbes menunjukkan bahwa kekayaan Robert per tanggal 22 Oktober 2020 mencapai 11,1 miliar dollar AS. Harta orang terkaya di Malaysia ini bertambah sekitar 96 juta dollar AS dari hari sebelumnya.

Baca juga: Cerita Pendiri Lotte Group, Berkat Permen Karet Jadi Konglomerat Korea...

Dalam catatan Forbes, Robert mendirikan Hotel Shangri-La pertamanya pada tahun 1971 di Singapura. Berada di lokasi strategis, Shangri-La dengan cepat mendapatkan popularitas internasional.

Hotel Shangri-La keduanya dibangun di Hong Kong pada tahun 1977. Orang terkaya di Malaysia ini beruntung menemukan lahan strategis di tepi laut Tsim Sha Tsui East yang merupakan lahan reklamasi.

Pada tahun 1993, Kerry Group yang juga dijalankannya berhasil mengakuisisi 34,9 persen saham media South China Morning Post dari Murdoch's News Corporation.

Sejak Juni 2019, putra bungsu Robert Kuok, Kuok Khoon Hua, ditunjuk sebagai CEO dan wakil ketua Kerry Group.

Selain fokus pada bisnis penginapan, Robert juga tercatat memiliki bisnis di bidang lain. Mulai dari perkebunan tebu melalui Perlis Plantations Bhd, penyulingan gula, penggilingan tepung, keuangan, properti, logistik, penerbitan, dan masih banyak lagi.

Salah satu sumber kekayaan terbesarnya berasal dari Wilmar Internasional, perusahaan minyak sawit terbesar di dunia.

Baca juga: Harta Tergerus 15 Miliar Dollar AS, Para Konglomerat Hong Kong Serukan Stop Demo

Wilmar International kini dijalankan oleh keponakannya, Kuok Khoon Hong. Di Wilmar, Robert memiliki tumpukan saham dengan nilai yang besar.

Perusahaan yang dijalankan Robert Kuok saat ini memiliki investasi di banyak negara, seperti Indonesia, Singapura, Thailand, China, Fiji, dan Australia.

Di China, orang terkaya di Malaysian ini juga mengontrol 10 perusahaan pembotolan untuk produk minuman Coca-Cola serta memiliki hak kepemilikan untuk Beijing World Trade Center.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Robert Kuok, bos hotel Shangri-La yang jadi orang terkaya di Malaysia



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X