Sudah Lewat Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III Sentuh Rp 209 Triliun

Kompas.com - 23/10/2020, 12:54 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (17/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAKepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (17/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat pada kurtal III-2020 terjadi pertumbuhan realiasi investasi sebesar 8,9 persen jika dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan, realiasi investasi hingga kuartal III 2020 sebesar Rp 209 triliun. Angka tersebut tumbuh 1,6 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Bahlil menilai, pertumbuhan realiasi investasi tersebut menunjukkan Indonesia sudah melewati masa kritis akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Kepala BKPM: UU Cipta Kerja Permudah Lulusan Kuliah Jadi Pengusaha

"Izinkan saya menyampaikan kepada teman-teman bahwa masa kritis realisasi investasi kita di 2020 pada era pandemi COVID itu sudah terlewatkan. Kritis kita itu di kuartal kedua dimana realisasi investasi kita hanya Rp 190 triliun," ujar Bahlil ketika memberikan keterangan pers secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Lebih rinci Bahlil menjelaskan, realisasi investasi tersebut terdiri dari PMDN sebesar Rp102,9 triliun naik 2,1 persen. Sedangkan, realisasi PMA sebesar Rp106,1 triliun, naik 1,1 persen.

Bahlil pun optimistis target realisasi investasi sebesar Rp 817,2 triliun bisa tercapai tahun ini. Sebab dari kuartal I hingga III, realisasi investasi telah mencapai Rp 611,6 triliun atau 74,8 persen dari target.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kepala BKPM: Satu Perusahaan Korea Relokasi Investasi ke Indonesia

Untuk diketahui, BKPM telah merevisi target investasi sebagagi dampak pandemi Covid-19. Awalnya BKPM menargetkan realisasi investasi Rp 886,1 triliun.

"Capaian ini sudah mencapai kurang lebih sekitar 74,8 persen dari target realisasi investasi kita sebesar Rp 817,2 triliun," sebutnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.