Tak Terpengaruh Resesi, Realisasi Investasi Belanda di RI Capai 500 Juta Dollar AS

Kompas.com - 23/10/2020, 14:29 WIB
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) mencatat Belanda merupakan satu dari lima negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia.

Padahal, Negeri Kincir Angin tersebut tidak terlepas dari dampak pandemi virus corona (Covid-19) yang menyebabkan resesi.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan hal itu menunjukkan tingginya gairah negara tersebut untuk berinvestasi di Indonesia.

Baca juga: Kepala BKPM: UU Cipta Kerja Permudah Lulusan Kuliah Jadi Pengusaha

"Eropa sekalipun pertumbuhan mereka defisit tetapi animo mereka, gairah mereka untuk berinvestasi di Indonesia itu cukup luar biasa," jelas Bahlil ketika memberikan konferensi pers realisasi investasi kuartal III-2020 secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Perekonomian Belanda sendiri pada kuartal I 2020 tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,7 persen. Kontraksi kian dalam pada kuartal II 2020, di mana biro statistik setempat mencatatkan kinerja perekonomian minus hingga 9,4 persen.

BKPM mencatat realisasi investasi Belanda di Indonesia sebesar 500 juta dollar AS atau setara Rp 7,2 triliun, berdasarkan asumsi kurs yang digunakan BKPM yaitu Rp 14.400 per dollar AS.

Baca juga: DPR Ingin Staf BKPM Dilarang Main TikTok

Bahlil pun mengatakan, munculnya gairah investasi di beberapa negara di tengah pandemi diakibatkan kepercayaan mereka terhadap persepsi yang dibangun pemerintah. Dia pun mengatakan, salah satu regulasi yang baru disahkan yakni UU Cipta Kerja memberikan dampak positif bagi persepsi para investor.

"Belanda ini juga menjadikan beberapa negara menjadi hub sebenarnya. Jadi ini terkait dengan trust, terkait dengan persepsi yang selama ini dibangun pemerintah, dengan melakukan perubahan regulasi ini dampaknya sudah mulai bagus," ujar dia.

Adapun secara lebih rinci, selain Belanda ada empat negara lain yang tercatat memiliki nilai investasi paling besar di Indonesia. Yang pertama yakni Singapura, dengan nilai investasi sebesar 2,5 miliar dollar AS, disusul China sebesar 1,1 miliar dollar AS, dan Jepang sebesar 900 juta dollar AS.

Berikutnya adalah Hong Kong dengan nilai investasi 700 juta dollar AS dan baru Belanda 500 juta dollar AS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia untuk Keperluan Transfer

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari 'Ghosting' | Seni Merayakan 'Ghosting' | Dampak 'Sidebarring' dengan Pasangan

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On dari "Ghosting" | Seni Merayakan "Ghosting" | Dampak "Sidebarring" dengan Pasangan

Whats New
Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Whats New
Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Whats New
Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Whats New
Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Work Smart
Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan 'Jirolupat' | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan "Jirolupat" | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

Rilis
Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Whats New
Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Whats New
OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

Whats New
Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Rilis
Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Whats New
Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X