Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Stagnan

Kompas.com - 23/10/2020, 16:40 WIB
Ilustrasi rupiah Thinkstockphotos.com/ThamKCIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di pasar spot stagnan pada Jumat (23/10/2020).

Mengutip data Bloomberg, rupiah sore ini ditutup stagnan pada level Rp 14.660, atau sama dengan penutupan sebelumnya. Sebelumnya rupiah sempat melemah menyentuh level Rp 14.690 per dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan sentimen yang mempengaruhi rupiah pada akhir pekan adalah adanya harapan tentang ekonomi Indonesia yang akan kembali membaik, walaupun awal bulan depan akan dirilis PDB Kurtal Ketiga yang kemungkinan mmengalami terkontraksi tipis.

Baca juga: Mau Tukar Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

“Kontraksi ekonomi pada Kuartal III/2020 (mungkin) lebih landai ketimbang kuartal II. Indonesia mungkin resesi, tetapi bukan berarti tidak ada harapan ekonomi akan kembali membaik,” kata Ibrahim melalui siaran pers.

Ibrahim mengatakan, rilis data investasi yang sedikit lebih baik di bandingkan ekspektasi para analis membuat kemungkinan PDB di kuartal IV/2020 akan lebih baik. Sementara itu, rencana penerapan PSBB Transisi di November mendatang membuat aktivitas masyarakat perlahan mulai kembali dan berptensi membangkitkan ekonomi.

Di sisi lain, nilai investasi yang masuk pada kuartal III/2020 senilai Rp 209 triliun, atau naik 1,6 persen dibandingkan periode yang sama dibanding tahun sebelumnya. Angka ini jauh membaik dibandingkan kuartal II/2020, sebesar Rp 191,9 triliun.

Baca juga: Naik 0,4 Persen, IHSG Kembali Tembus Level 5.100

“Kalau melihat data investasi tersebut, masa kritis realisasi investasi sudah terlewatkan, pembangunan Infrastruktur kembali berjalan dan tinggal bagaiamana agar pemerintah dan masyarakat menjaga investasi tetap stabil dan meningkat dari waktu ke waktu,” jelas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X