KPR Ditolak? Jangan Putus Asa, Begini Solusinya...

Kompas.com - 24/10/2020, 12:01 WIB
Ilustrasi KPR www.shutterstock.comIlustrasi KPR

KOMPAS.com - Sama seperti mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA), kartu kredit, permohonan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) juga bisa ditolak pihak bank. Banyak faktor penyebabnya.

KPR tidak disetujui bank karena faktor usia tidak sesuai persyaratan, begitupun dengan pekerjaan dan penghasilan. Ada lagi lantaran jaminan tidak layak, riwayat kredit Anda buruk di BI Checking (sekarang menjadi SLIK OJK), data yang dimasukkan tidak benar, hingga dokumen yang menjadi syarat tidak lengkap.

Ketika pengajuan KPR ditolak, mimpi punya rumah langsung buyar. Sedih, putus asa, berpikiran negatif bahwa Anda selamanya akan tinggal di kontrakan.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Salurkan KPR Setara 75.000 Unit Rumah bagi PNS di 2021

Sudahlah jangan sedih berlarut. Apalagi sampai dukun yang bertindak. Penolakan ini bukan akhir dari segalanya. Ibarat kata ‘banyak jalan menuju Roma,’ banyak cara pula untuk membeli rumah dengan skema KPR.

Kalau pengajuan KPR Anda ditolak bank, berikut solusinya, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Cari tahu kenapa pengajuan ditolak

Saat bank menolak pengajuan KPR Anda, jangan legowo saja tanpa mencari tahu alasannya. Tanya mengapa permohonan Anda ditolak? Dan bagaimana cara mengatasinya.

Ya walaupun Anda tidak bisa mengajukan KPR di bank yang sama atau harus menunggu beberapa bulan kemudian, tetapi setidaknya Anda tahu faktor penyebab penolakan tersebut. Anda juga tahu solusi dari pihak bank secara langsung.

Pertanyaan ini pun bisa menjadi pembelajaran. Bahwa Anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama ketika kembali mengajukan KPR.

Tentu saja setelah tahu alasan penolakan, Anda wajib memperbaiki kesalahan tersebut. Jika tidak, maka sampai kapanpun Anda tidak akan bisa membeli rumah KPR.

2. Bebaskan dari blacklist BI

Bila Anda pernah tak membayar cicilan kredit, sehingga mengakibatkan gagal bayar atau kredit macet, maka akan terlihat di IDI Historis pada SLIK OJK. Itu artinya, ada catatan buruk.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X