Kompas.com - 27/10/2020, 14:24 WIB
Ilustrasi digitalisasi bagi UMKM. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi digitalisasi bagi UMKM.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbelanja secara online menjadi pilihan banyak orang di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Namun tidak banyak orang mengetahui apa saja hak mereka sebagai konsumen ketika berbelanja secara online.

Staf Ahli Ketua Komisi Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Akmalia H Mursyidah mengatakan, salah satu hak yang dimiliki oleh konsumen adalah hak untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan saat berbelanja.

"Hak fundamental ini pun telah diatur di Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 atau yang sering disebut sebagai UUPK tentang Perlindungan Konsumen dan salah satu haknya adalah para konsumen berhak untuk mendapatkan kemananan dan kenyamanan saat berbelanja," ujarnya dalam diskusi webinar Kenali Hak Konsumen dalam Berbelanja Online," Selasa (27/10/2020).

Baca juga: 700 Karyawan Garuda Diputus Kontraknya

Selain itu, dia bilang hak konsumen juga tertuang dalam pasal 4 UUPK untuk mendapatkan keamanan, kenyamanan dan keselamatan saat mengonsumsi atau menggunakan barang atau jasa dan mendapatkan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi barang atau jasa.

Konsumen juga berhak mendapatkan advokasi ketika ada sengketa dan mendapatkan kompensasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, bila barang yang dibeli tidak sesuai dengan iklan, maka konsumen bisa menghubungi toko yang menjual produk tersebut. Konsumen juga bisa membuat laporan ke petugas customer service di platform tersebut.

Baca juga: Aktivitas Belanja Online Meningkat Drastis, Ini Sebabnya

"Jika sudah melapor ke penyedia platform dagang, tapi tidak teratasi bisa melapor ke BPKN," ucapnya.

Dia juga mengakui memang semenjak pandemi ini pengaduan masyarakat mengenai perselisihan belanja daring meningkat pesat. Sayangnya untuk angka persentasenya, Akmalia enggan untuk menyebutkan.

"Banyak yang kami terima aduan selama pandemi ini, tapi laporan yang banyak itu tentang phising, penyalahgunaan akun hingga pengembalian dana," kata dia.

Baca juga: Daftar Lelang Mobil Eksekusi Pajak, dari City hingga Mercy

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.