Konversi ke Kompor Listrik, Subsidi Elpiji Bisa Berkurang Rp 4,8 Triliun

Kompas.com - 27/10/2020, 17:23 WIB
Warga Pulau Buku Limau, Belitung Timur, Karni, saat menggunakan kompor listrik, Rabu (14/11/2018). KOMPAS.com/HERU DAHNURWarga Pulau Buku Limau, Belitung Timur, Karni, saat menggunakan kompor listrik, Rabu (14/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) meluncurkan program Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Induksi, sebagai salah satu rangkaian acara perayaan Hari Listrik Nasional ke-75.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, mengatakan, melalui program tersebut, pihaknya mendorong masyarakat untuk menukar kompor elpiji dengan kompor induksi yang berbahan bakar listrik.

Salah satu tujuan digaungkannya konversi kompor tersebut ialah untuk menghemat biaya subsidi elpiji, yang selama ini terus dikucurkan oleh pemerintah.

Baca juga: Anggota DPR Cecar Menteri ESDM Soal Jumlah Elpiji 3 Kg Tahun Depan

"Subsidi yang diberikan kepada elpiji bisa berkurang," kata Bob dalam konferensi pers, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

PLN bahkan menargetkan, dengan terus dilaksanakannya program konversi 1 juta kompor elpiji dapat menekan subsidi elpiji hingga Rp 4,8 triliun dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.

Selain menekan anggaran subsidi, konversi ke kompor induksi juga dapat menekan impor elpiji yang selama ini terus menjadi momok neraca dagang nasional.

"Listrik walaupun dia subsidi, tetapi ini adalah produk dalam negeri, karena diproduksi dan bahan baku dari Indonesia semua," kata Bob.

Baca juga: Konsumen Listrik di Atas 900 VA Diimbau Gunakan Kompor Listrik

Lalu, program tersebut juga dapat menjadi pendorong perkembangan industri kompor dalam negeri.

Pasalnya, sebagian besar produsen kompor induksi berasal dari Indonesia.

"Dan komponen dalam negerinya sudah cukup besar. Tidak hanya menghemat devisa, tapi juga menggerakan ekonomi karena pabrik-pabrik kompor induksi tadi bisa tumbuh menyerap tenaga kerja," ucapnya.

Oleh karenanya, PLN menyiapkan berbagai program promo layanan, seperti tambah daya maupun sambung baru.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Whats New
Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Whats New
Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Whats New
Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Smartpreneur
Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Earn Smart
KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

Whats New
UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

Smartpreneur
Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Whats New
Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Whats New
Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Rilis
[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X