BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Shopee Pay

Jumlah Transaksi Meningkat, ShopeePay Kembali Hadirkan Pesta Belanja Rp 1

Kompas.com - 28/10/2020, 14:52 WIB
Ilustrasi belanja online SHUTTERSTOCKIlustrasi belanja online

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 telah mengubah cara masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Konsumen yang tadinya berbelanja secara langsung kini semakin bergeser ke ranah online dengan memanfaatkan transaksi digital. Pergeseran perilaku konsumen ini kian meningkatkan frekuensi transaksi melalui platform e-commerce.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pada kuartal I 2020, volume transaksi belanja di e-commerce mencapai 275,8 juta kali. Jumlah tersebut meningkat 39,05 persen pada kuartal II 2020 menjadi 383,5 juta kali. Adapun hingga Agustus 2020, realisasi nilai transaksi e-commerce mencapai hampir Rp 180 triliun.

Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas dan SDM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Mira Tayyiba mengatakan, pada semester I 2020 transaksi e-commerce naik hingga dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2019.

Namun, nilai transaksi e-commerce justru mengalami penurunan jika dibandingkan periode yang sama pada 2019.

"Kalau membandingkan 6 bulan pertama di 2019 dengan 2020, ternyata jumlah transaksi Januari sampai Juni ini naik jumlah transaksinya sampai dua kali lipat. Tapi, nilai pembeliannya lebih kecil, pembeliannya lebih receh," papar Mira, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (19/10/2020).

Perubahan perilaku dan transaksi konsumen itu dibenarkan oleh salah satu platform pembayaran digital, ShopeePay. Selama pandemi, ShopeePay mengamati adanya peningkatan signifikan dalam transaksi di platformnya, terutama untuk barang-barang di kategori Belanja.

ShopeePay melaporkan lebih dari 70 persen pengguna baru melakukan transaksi pertama mereka di merchant kategori Belanja selama pandemi. Konsumen pun lebih banyak memanfaatkan metode pembayaran digital.

Selain itu, frekuensi belanja konsumen juga meningkat hingga tiga kali lipat, tetapi dengan nilai transaksi yang lebih kecil. Hal ini sejalan dengan perilaku konsumen mengurangi transaksi dalam jumlah besar di masa pandemi.

Kembali hadirkan kampanye belanja Rp 1

Merespons hal tersebut, ShopeePay menghadirkan kampanye ShopeePay Deals Rp 1 di momen euforia Shopee 11.11 Big Sale pada November 2020. Kampanye ini kembali dihadirkan karena sejalan dengan tingginya antusiasme masyarakat dalam bertransaksi digital, terutama di kategori Belanja.

“ShopeePay Deals Rp 1 menyoroti komitmen ShopeePay untuk mendukung aktivitas belanja masyarakat, mulai dari kebutuhan sehari-hari, retail, hingga produk esensial lainnya,” ujar Marketing Manager ShopeePay Cindy Candiawan dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (27/10/2020).

ShopeePay Deals Rp 1 menghadirkan berbagai promo menarik untuk kategori Belanja Dok. ShopeePay ShopeePay Deals Rp 1 menghadirkan berbagai promo menarik untuk kategori Belanja

Untuk diketahui, sebelumnya ShopeePay pernah menyelenggarakan kampanye serupa, yakni Semua Rp 1 di momen 9.9 Shopee Super Shopping Day pada September 2020.

Cindy menjelaskan, kampanye ShopeePay Deals Rp 1 juga menjadi salah satu inisiatif pihaknya untuk mengedukasi manfaat transaksi nontunai. Di saat yang bersamaan, program ini membantu merchant untuk menjangkau para pelanggannya.

“Kami harap inisiatif ini dapat mendukung upaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia lewat peningkatan adopsi transaksi nontunai,” papar Cindy.

Adapun ShopeePay Deals Rp 1 menggandeng merchant dari kategori Belanja yang menyediakan beberapa jenis kebutuhan.

Pertama, merchant penyedia kebutuhan sehari-hari, seperti bahan makanan dan produk sanitasi yang bersifat vital di masa pandemi. ShopeePay Deals Rp 1 menggandeng toko swalayan, seperti Alfamart, Superindo, dan Prima Freshmart.

Untuk kebutuhan fashion, ShopeePay menggandeng beberapa merchant fashion favorit, seperti Someday, Gaudi, Holika Holika, dan Panama.

Kemudian, untuk kebutuhan hobi, ShopeePay Deals Rp 1 menghadirkan merchant yang menyediakan barang-barang penunjang hobi, seperti Usupso, Playworks, Unipin, dan Gramedia.

Selain kategori Belanja, kampanye ShopeePay Deals Rp 1 juga menghadirkan tema Jajan dan Makan. Melalui tema itu, ShopeePay memfasilitasi transaksi contactless di merchant-merchant makanan pilihan dengan menyediakan voucher diskon yang bisa didapatkan dengan harga Rp 1.

Beberapa merchant makanan yang ikut berpartisipasi, yakni Burger King, Fore Coffee, Bakmi GM, Solaria, Janji Jiwa, Auntie Anne’s, Gong Cha, dan masih banyak lagi.

Voucher diskon itu tersedia di fitur “Deals Sekitarmu” yang terintegrasi di aplikasi Shopee. Sebagai informasi, “Deals Sekitarmu” merupakan fitur inovasi O2O (online-to-offline) ShopeePay yang memungkinkan para pengguna untuk mengakses voucher diskon dan cashback merchant terdekat sesuai lokasi pengguna.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kampanye ShopeePay Deals Rp 1, silakan kunjungi tautan ini.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naskah Soal CPNS dan PPPK Telah Siap, Menteri PANRB Jamin Kerahasiaan Datanya

Naskah Soal CPNS dan PPPK Telah Siap, Menteri PANRB Jamin Kerahasiaan Datanya

Whats New
Pendiri Start Up Jaringan Bengkel Mobil Asal Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Pendiri Start Up Jaringan Bengkel Mobil Asal Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
Dukung UMKM ke Pasar Global, KGX Luncurkan Layanan Export Delivery Service

Dukung UMKM ke Pasar Global, KGX Luncurkan Layanan Export Delivery Service

Whats New
Tertarik Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Manfaat dan Kerugiannya

Tertarik Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Manfaat dan Kerugiannya

Spend Smart
Pendapatan Turun, Multi Bintang Tetap Bagi Dividen Rp 475 Per Saham

Pendapatan Turun, Multi Bintang Tetap Bagi Dividen Rp 475 Per Saham

Whats New
Pertamina Rosneft Mulai Desain Rinci Kilang Tuban

Pertamina Rosneft Mulai Desain Rinci Kilang Tuban

Whats New
Dalam Sepekan, Dogecoin Sudah Menguat 600 Persen

Dalam Sepekan, Dogecoin Sudah Menguat 600 Persen

Whats New
Selain Suku Bunga Rendah, Ini Jurus BI Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Selain Suku Bunga Rendah, Ini Jurus BI Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
Bogasari Ditunjuk Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Bogasari Ditunjuk Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Whats New
Pemerintah Siapkan 5 Prioritas Program Energi Terbarukan Hingga 2024

Pemerintah Siapkan 5 Prioritas Program Energi Terbarukan Hingga 2024

Whats New
Pasar Mitra Tani Berikan Gratis Ongkir untuk Masyarakat

Pasar Mitra Tani Berikan Gratis Ongkir untuk Masyarakat

Rilis
[TREN TRAVEL KOMPASIANA] Pesona Kawah Ijen | Kiat dan Trik Mendaki Gunung Talamau | Jalan Kaki Menikmati Alam Sentul

[TREN TRAVEL KOMPASIANA] Pesona Kawah Ijen | Kiat dan Trik Mendaki Gunung Talamau | Jalan Kaki Menikmati Alam Sentul

Rilis
Gubernur BI: Alhamdulillah, Suku Bunga Dasar Kredit Sekarang Sudah Single Digit...

Gubernur BI: Alhamdulillah, Suku Bunga Dasar Kredit Sekarang Sudah Single Digit...

Whats New
Berdamai dengan KPPU Australia, Garuda Bayar Denda Rp 241 Miliar

Berdamai dengan KPPU Australia, Garuda Bayar Denda Rp 241 Miliar

Whats New
Kemenkop Minta UMKM Ekspor Rempah dalam Bentuk Bumbu hingga Jamu

Kemenkop Minta UMKM Ekspor Rempah dalam Bentuk Bumbu hingga Jamu

Whats New
komentar di artikel lainnya