Sepanjang 2020, Ini Proyek-proyek Infrastruktur yang Dirampungkan PT PP

Kompas.com - 29/10/2020, 16:33 WIB
Foto udara Jembatan Teluk Kendari yang telah tuntas pembangunannya di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (21/10/2020). Presiden Joko Widodo rencananya akan meresmikan Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 Kilometer pada Kamis (22/10/2020). ANTARA FOTO/Jojon/wsj. ANTARA FOTO/JOJONFoto udara Jembatan Teluk Kendari yang telah tuntas pembangunannya di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (21/10/2020). Presiden Joko Widodo rencananya akan meresmikan Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 Kilometer pada Kamis (22/10/2020). ANTARA FOTO/Jojon/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - BUMN konstruksi PT PP (Persero) Tbk menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur sepanjang tahun ini.

Sejumlah proyek tersebut antara lain New Yogyakarta International Airport, Jalan Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu di Sulawesi Utara, Dermaga IV Pelabuhan Merak-Bakauheni di Banten dan Lampung, Jembatan Teluk Kendari di Sulawesi Tenggara, serta Stadion Papua Bangkit (Stadion Lukas Enembe) di Papua.

"Proyek-proyek infrastruktur yang telah dibangun dan diresmikan oleh perseroan tersebut memiliki
dampak sosial dan ekonomi yang sangat tinggi bagi masyarakat Indonesia," jata Yuyus Juarsa, Sekretaris Perusahaan PT PP dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: HIngga Agustus 2020, PT PP Kantongi Kontrak Baru Rp 11,24 Triliun

Adapun dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan dari adanya pembangunan proyek infrastruktur, antara lain meratakan pembangunan, menciptakan lapangan pekerjaan baru, membantu pemerataan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah, mendorong tumbuhnya kawasan industri dan pemukiman baru, serta mendukung tumbuhnya pariwisata di Indonesia.

Berikut profil sejumlah proyek infrastruktur yang dirampungkan PT PP sepanjang tahun ini.

1. New Yogyakarta International Airport

Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 6,98 triliun. Perseroan menyelesaikan airside bandara tersebut dengan sangat cepat, yakni hanya dalam kurun waktu 8 bulan.

Sedangkan untuk mencapai pengoperasian minimum bandara, perseroan dapat menyelesaikannya dalam kurun waktu 12 bulan.

Atas prestasi pembangunan YIA, perseroan dianugerahi 3 penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), yaitu Bandara dengan Peneyelesaian Zona Airside Tercepat, Bandara dengan Pemakaian Beton Terbanyak, dan Pembangunan Konstruksi Bandara Internasional Tercepat.

Baca juga: PT PP Selesaikan Proyek Bandara YIA Kulon Progo

2. Jalan Tol Manado-Bitung

Ini merupakan jalan tol pertama yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara. Proyekini memiilki nilai kontrak sebesar Rp 3,16 triliun untuk pekerjaan seksi II.

Perseroan menyelesaikan Jalan Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu dengan panjang sekitar 26 kilometer. Gerbang tol terdekat dengan Bandara Sam ratulangi hanya berjarak 9 kilometer, sehingga dapat memotong waktu tempuh perjalanan sebelumnya melalui jalan nasional.

Ke depannya, Jalan Tol Manado-Bitung akan memiliki total lintasan sepanjang 40 kilometer, yang merupakan jalan tol terpanjang saat ini di Provinsi Sulawesi Utara.

Baca juga: PT PP Rampungkan Pembangunan Jalan Tol Pertama di Sulut

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X