Prediksi 1 November Puncak Arus Balik, Menhub Wanti-wanti Pemudik

Kompas.com - 29/10/2020, 19:00 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat softlauncing pengoperasian jalur ganda KA Lintas Selatan Jawa, Kamis (8/10/2020) HUMAS KEMENHUBMenhub Budi Karya Sumadi saat softlauncing pengoperasian jalur ganda KA Lintas Selatan Jawa, Kamis (8/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Stasiun Pasar Senen dan terminal Kampung Rambutan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dalam masa libur panjang ini terlaksana dengan baik.

Budi mengatakan, sesuai pesan Presiden Joko Widodo agar libur panjang ini bisa berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 usai libur panjang.

“Saya apresiasi KAI dan pengelola Terminal Kampung Rambutan yang telah dengan konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan cukup baik,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: CPNS yang Tidak Lulus Seleksi Bisa Ajukan Sanggahan

Budi menambahkan, stasiun dan terminal telah menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dengan air mengalir dan hand sanitizer, pengaturan jarak tempat duduk dan informasi terkait kewajiban memakai masker.

Diharapkan, dengan tersedianya fasilitas tersebut, dapat menambah kepercayaan masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.

“Kami berkoordinasi dengan Dishub dan Polisi, untuk melakukan random check terhadap penerapan protokol pada transportasi massal maupun kendaraan probadi. Kalau mobil pribadi di cek apakah mereka menggunakan masker atau tidak," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 1 November mendatang.

“Untuk itu seyogyanya jangan pulang bersama-sama di tanggal 1 November, karena akan penuh sekali. Saya harapkan ada yang bisa pulang lebih awal,” kata dia.

Dalam tinjauannya, mantan Direktur Utama PT Angakasa Pura II juga membagikan masker kepada para penumpang, serta pegawai stasiun dan terminal sebagai tanda bahwa penerapan protokol kesehatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan.

Baca juga: Menanti Penerbangan Domestik Normal Kembali

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

Whats New
Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Whats New
Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X