Intip Cara Waralaba Ayam Goreng Taiwan Bertahan di Tengah Pandemi

Kompas.com - 30/10/2020, 09:11 WIB
Gerai waralaba ayam goreng Taiwan Xiji. Dok MITRA BOGA VENTURAGerai waralaba ayam goreng Taiwan Xiji.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memukul banyak sektor usaha. Namun, dari sekian banyak yang terpuruk, sektor makanan dan minuman masih bisa bertahan menghadapi dampak virus corona.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor ini menjadi salah satu dari sebagian kecil industri yang tidak mengalami kontraksi selama tujuh bulan pertama 2020.

Data BPS menunjukkan, industri makanan dan minuman masih tumbuh tipis 0,22 persen pada kuartal II-2020 dibandingkan kuartal II-2019. Adapun pertumbuhan industri makanan dan minuman di kuartal I-2020 sebesar 3,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Gappmi Prediksi Industri Makanan dan Minuman Bakal Tumbuh 7 Persen pada 2021

Kondisi itu menjadi alasan bagi Mitra Boga Ventura (MBV) untuk memperkuat lini usaha kemitraan usaha kuliner. Petinggi MBV Michael Marvy Jonathan mengakui, saat pandemi, peluang bisnis di usaha makanan masih besar.

Belum lagi jika dilihat dari sisi peluang dari penjualan online atau daring. Oleh sebab itu, pihaknya kini memperkuat salah satu gerai kulinernya, Xi Ji Street Snack (Xi Ji), dengan varian menu baru yang cocok untuk konsumen di saat pandemi.

Xi Ji merupakan gerai kuliner kemitraan dengan produk makanan ringan ayam goreng siap saji. Gerai kuliner ini terinspirasi dari perkembangan tren di Taiwan, di mana minuman bubble tea bergandengan dengan produk snack ayam goreng.

Xi Ji merupakan kolaborasi MBV dengan Kulo Group yang diluncurkan Maret lalu.

Baca juga: Siasat Pengusaha Ayam Goreng Bertahan Saat Wabah Corona

“Sejak dibuka, kami sudah memiliki 70 outlet yang tersebar di Jabodetabek hingga luar kota seperti Bandung, Bali, Surabaya, Lampung, Palembang, Semarang dan Jambi. Kami merencanakan akan membuka sekitar 250 outlet,” ujar Marvy dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2020).

Menurut dia, jika dibanding merek lainnya yang ada, penjualan Xi Ji selama pandemi masih lebih baik. Namun, penjualan itu tidak sesuai ekspektasi awal, lantaran daya beli masyarakat menurun dan banyak masyarakat yang kesulitan ekonomi.

“Saat ini kami berupaya menghadirkan menu baru yang terjangkau dengan kualitas yang tidak kalah dari merk merek kompetitor lainnya, agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mencoba produk Xi Ji," ujar Marvy.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X